Breaking News:

Narkoba Kalteng

Lima Pengedar Sabu Palangkaraya Kalteng Diringkus, Barbuk Hampir Dua Ons Sabu Disita Polisi

Sebanyak lima pengedar sabu di Palangkaraya diamankan petugas Ditresnarkoba Polda Kalteng dengan total barang bukti sabu seberat hampir dua ons.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Para pelaku tindak kejahatan narkotika diamankan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak lima pengedar sabu Kalteng di Palangkaraya diamankan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng dengan barang bukti disita sebanyak 196,38 gram sabu. 

Barbuk hampir dua ons sabu ini disita dalam operasi selama Agustus 2021 ini.

"Lima orang tersangka ditangkap di tiga TKP berikut dengan barang buktinya," beber Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Nono Wardoyo saat rilis kasus, Senin (16/8/2021).

Kelima tersangka pengedar sabu yang dibekuk yakni AH (45), LS (34), SA (65), PA (29), dan AM (43).

Baca juga: Kelapa Sawit Siap Panen Raib di Kebun Petani Mandiri Parenggean Kotim, Empat Pencurinya Diringkus

Baca juga: Ekonomi Kalteng Tumbuh Positif di Masa Pandemi Covid-19, Permintaan Negara Mitra Dagang Meningkat

Baca juga: 6 Wanita Pembalap Liar Diamankan Polisi, Warga Ingin Hukuman Lebih Tegas Agar Jera.

Penangkapan pertama pada 9 Agustus 2021 dengan tersangka AH di Jalan Riau Gang Rindang Banua II Palangkaraya.

"Sedangkan tersangka LS , SA dan PA ditangkap di Jalan Morist Ismail III Palangkaraya serta AM diamankan di Jalan Ramin II pada 12 Agustus 2021 lalu," ungkapnya.

Para pelaku tindak kejahatan narkotika diamankan petugas Ditserse Narkoba Polda Kalteng.
Para pelaku tindak kejahatan narkotika diamankan petugas Ditserse Narkoba Polda Kalteng. (tribunkalteng.com/Fathurahman)

Barang bukti narkoba yang disita dari para tersangka yaknu narkotika jenis sabu sebanyak 56 paket sabu dengan berat kotor 196,38 gram.

"Kami menangkap para tersangka berkat kerja sama dengan masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas terkait peredaran barang haram tersebut," ujarnya.

Para pelaku akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan (2) jo pasal 112 ayat (1) dan (2) Undang - Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukuman yang diterapkan pidana paling singkat 6 tahun kurungan dan denda minimal Rp1 miliar," tambahnya.

Nono mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan kasus pengungkapan narkoba di Palangkaraya tersebut untuk menjaring tersangka lainnya termasuk bandarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved