Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Kelapa Sawit Siap Panen Raib di Kebun Petani Mandiri Parenggean Kotim, Empat Pencurinya Diringkus

Khairul Akhmad (38) petani sawit mandiri di Jalan Poros Desa Bukit Harapan Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotim Kalteng, kaget sawit di kebun hilang.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polres Kotim
Polisi amankan barang bukti kelapa sawit hasil curian di Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Khairul Akhmad (38) petani sawit mandiri di Jalan Poros Desa Bukit Harapan Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotim Kalteng, kaget melihat buah sawit siap panen di kebun hilang.

Korban pun langsung melaporkan kejadian pencurian buah sawit yang dialaminya ke Polsek Parenggean.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Parenggean AKP Supriyono, Senin (16/8/2021) membenarkan telah menerima laporan korban pencurian sawit dengan kerugian jutaan rupiah.

"Laporannya kami tindaklanjuti dengan menyelidikinya dan akhirnya menangkap empat orang pelaku pencurinya," ujarnya.

Baca juga: Ekonomi Kalteng Tumbuh Positif di Masa Pandemi Covid-19, Permintaan Negara Mitra Dagang Meningkat

Baca juga: 6 Wanita Pembalap Liar Diamankan Polisi, Warga Ingin Hukuman Lebih Tegas Agar Jera.

Baca juga: Musisi Iwan Fals Bicara Soal Diturunkannya Harga Tes PCR: Alhamdulillah Lagi Gratis Kayak Vaksin

Polisi mengamankan pelaku antara lain, Muhammad Mulyana Als Yayan (32), Aceng Abdulrohman (46), Kusmawata (36) dan Frans(38)

Polisi juga mengamankan, sejumlah barang bukti diantaranya, satu dump truk tanpa nomor polisi merek mitsubishi, buah kelapa sawit sebanyak 98 janjang, dua unit angkong atau alat angkut buah kelapa sawit, 2 buah senter kepala dan 1 buah tojok buah.

Diceritakan kronologis kejadiannya, Jumat (13/8/2021) malam sekitar pukul 21.30 WIB, korban lagi berada di rumah kemudian didatangi Anggi rekannya, yang memberitahukan buah kelapa sawit di lahan korban jalan poros Desa Bukit Harapan RT08 RW02 telah habis dicuri.

Korban bersama rekannya kemudian langsung bergegas ke kebun memastikan kejadian itu.

"Korban mendapat informasi bahwa yang melakukan pencurian sawit miliknya ada empat orang, kemudian korban mencari kendaraan truk yang diduga mengangkut buah sawit milik korban bersama dengan saksi.

Pada saat truk terlapor sudah berada di rumah kemudian dicek oleh korban ditemukan buah kelapa sawit di dalam bak/dumptruk tanpa nopol sebanyak 98 janjang beserta 2 unit arco atau angkong milik korban.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp3.669.125 dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Parenggean.

"Empat kawanan pencuri sawit ini dikenakan pasal 363 KUH Pidana," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved