Breaking News:

Berita Kalteng

Kota Palangkaraya Berlakukan Pembatasan Penggunaan Kantong Plastik, Warga Diimbau Bawa Tas Belanja

Warga Palangkaraya diimbau bawa tas belanja sendiri ketika ke ritel modern menyusul terbitnya surat edaran pembatasan penggunaan kantongan plastik.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin terbitkan surat edaran (SE) tentang pembatasan penggunaan kantong plastik.

Surat Edaran (SE) Nomor 1070/DLH/II.1/2021 tentang pembatasan penggunaan kantong plastik disosialisasikan saat penandatanganan bersama para pelaku usaha di Kota Palangkaraya secara virtual, Selasa (10/8/2021).

Pembatasan penggunaan kantong plastik tersebut juga berlaku pengelola mini market di Palangkaraya.

Pengelola mini market tidak lagi memberikan kantong plastik seperti biasanya, tapi pengunjung harus membawa tas belanjaan sendiri dari rumah.

Baca juga: Kebakaran di Palangkaraya, Api Mengamuk di Jalan Anggrek, Berasal dari Rumah Kosong

Baca juga: Covid di Kalteng, Isoman dan 3T Belum Maksimal, Gubernur Sugianto Beri Instruksi Khusus

Baca juga: Warga Kalteng Isolasi Mandiri di Rumah Diminta Pindah ke Isolasi Terpusat Agar Lebih Tertangani

"Beberapa mini market di Palangkaraya sudah menerapkan. Pelanggan dianjurkan bawa kantongan sendiri," ujar Agustinus, salah seorang pelanggan mini market di Palangkaraya, Kamis (12/8/2021).

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin mengatakan, surat edaran yang diterbitkan tersebut dalam upaya untuk mengurangi penggunaan plastik.

"Pelaku usaha diharapkan berpartisipasi dalam upaya pembatasan penggunaan kantong plastik ini," tekannya.

Sampah yang diangkut petuga setiap hari yang diangkut mencapai 100 ton di dominasi sampah plastik yang berasal dari pembuangan sampah rumah tangga.

Sampah plastik ini terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk.

"Sampah plastik ini akan menjadi beban masalah lingkungan yang serius jika tidak ada dikurangi penggunaannya sejak dini," ujarnya.

Bukan hanya pembatasan kantongan plastik tetapi, DPRD setempat saat ini juga sedang membahas rancangan perda pembatasan penggunaan kantong plastik.

"Saat ini raperda masih dalam pembahasan DPRD dan pemko Palangkaraya. Bila semuanya mendukung maka ketika perda pengurangan sampah plastik terbit, akan tidak sulit implementasinya,” ujarnya.

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved