Breaking News:

Berita Palangkaraya

Covid-19 di Kalteng, Isoman dan 3T Belum Maksimal, Gubernur Sugianto Beri Instruksi Khusus

Covid di Kalteng, isoman dan 3T belum maksimal, Gubernur Sugianto Sabran beri instruksi khusus

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
tribunkalteng.com/Fathurahman
Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran-H Edy Pratowo. Gubernur memberi instruksi khusus soal isoman dan 3T untuk wali kota dan bupati dalam penanganan covid-19. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Covid di Kalteng, isoman dan 3T belum maksimal, Gubernur H Sugianto Sabran beri instruksi khusus.

Penyebaran covid-19 di Provinsi Kalimantan Tengah masih tinggi.

Ini, menjadi perhatian Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran yang secara khusus meminta Bupati dan Wali Kota se Kalteng untuk mengoptimalkan upaya menekan penyebaran virus.

Sugianto Sabran menyebutkan, tingginya penyebaran Covid-19 di Bumi Tambun Bungai yang terjadi saat ini, menandakan imbauan kepada masyarakat agar melaksanakan 3T (testing, tracing dan treatment) dan isolasi mandiri atau isoman terpusat belum maksimal dilakukan.

Baca juga: Palangkaraya Masuk 45 Daerah Risiko Tertinggi Covid-19, PPKM Level 4 Hingga 23 Agustus 2021

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, Korem 102 Panju Panjung Aktifkan Rumah Sakit Lapangan di Palangkaraya

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, Asrama Haji dan Hotel Batu Suli Palangkaraya Jadi Tempat Isoman

Bukan hanya itu, Gubernur Sugianto Sabran menilai, upaya menekan sebaran covid-19 dengan menerapkan kepatuhan protokol kesehatan makin kendor demikian juga kebijakan agar warga melakukan isolasi mandiri atau isoman terpusat, belum didukung sepenuhnya oleh masyarakat.

“Pelaksanaan PPKM Satgas kabupaten dan kota harus lebih tegas lagi. Jika setengah hati bisa berakibat fatal. Covid ini seperti gunung es. Saya minta jalankan 3T dan protokol kesehatan secara maksimal,” tegas Sugianto Sabran.

Dia mengatakan menegaskan, penerapan 3T di daerah zona merah harus jalan dan isoman harus terpusat, kabupaten dan kota juga harus melaksanakan intruksi khusus tersebut.

“Isolasi mandiri secara terpusat akan memudahkan kita untuk melakukan pengawasan dan pengobatan, segera saja ditaati,” ujarnya.

Gubernur meminta, satgas kabupaten dan kota jangan kendor atau melaksanakan tugas hanya setengah hati sehingga penanganan covid-19 pun tidak optimal, bahkan angka kematian terus menghantui masyarakat.

"Kita telah dibantu oxygen concentrator dari Presiden untuk menekan angka kematian dan melayani masyarakat yang dirawat,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved