Breaking News:

Berita Palangkaraya

Covid-19 di Kalteng, Warga Palangkaraya yang Terpapar dan Isoman Mulai Didata

Covid-19 di Kalteng, warga Palangkaraya yang terpapar dan isoman mulai didata

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturahman
Rumah Sakit Perluasan di Hotel Aman Jalan Galaxy II Palangkaraya, Kalteng yang dipersiapkan sebagai tempat karantina warga terpapar covid-19.  

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -  Covid-19 di Kalteng, warga Palangkaraya yang terpapar dan isoman mulai didata.

Program Wali Kota Palangkaraya Kalteng Fairid Naparin mendata warga yang terpapar covid-19 dan isoman (isolasi mandiri)i namun belum terdata di Pusat Pelayanan Kesehatan setempat mulai dijalankan.

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin sebelumnya mengatakan, akan mendata warga yang terpapar virus corona dan dirawat di rumah namun tak melapor kepada petugas kesehatan.

Pihaknya akan melakukan pendataan di lapangan sehingga bisa diketahui titik-titik warga yang terpapar di Palangkaraya.

Baca juga: Dokter Agustina Siloam Hospital Palangkaraya: Jangan Panik Bila Anak Ada Gejala Terpapar Covid-19

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, Korban Saat Isoman Bertambah, Gubernur Kalteng Keluarkan Larangan Ini

Baca juga: Update Covid-19 Kalteng, Rumah Warga yang Jalani Isolasi Mandiri Ditempeli Stiker Isoman

Pendataan warga yang sedang melakukan isoman dianggap penting, karena harus ada pengawasan dari petugas kesehatan agar bisa memantau kondisinya.

Tingkat penyebaran covid-19 saat ini makin tinggi demikian juga angka kematian.

Salah satu penyebab tingginya angka kematian dan penyebaran virus corona itu dikarenakan pelaksanaan isoman yang banyak tidak terdata dan tidak terkontrol oleh petugas medis, baik warga yang tertular maupun yang meninggal dunia.

Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya, Emi Abriyani mengatakan, pihaknya terus melakukan pendataan warga isoman.

"Satgas kecamatan dan kelurahan terus mendata warga yang melaksanakan isoman,” ujar Emi, Senin (22/8/2021).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Papangkaraya ini mengatakan, pendataan tersebut diperlukan agar memudahkan pihaknya melakukan pengawasan.

"Mereka akan dipantau oleh tim medis kondisinya, juga mudah memberikan obat-obatan serta penanganan lainnya," ujarnya

Warga yang merasa bergejala Covid-19 diharapkan jangan didiamkan tetapi segera memberitahukan kondisinya dengan ketua RT sekitar lingkungannya, untuk kemudian ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan memberikan pelayanan kesehatan. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved