Breaking News:

Berita Kalteng

Gandeng Kejaksaan PAD Palangkaraya Meningkat, Setoran Pajak Sarang Burung Walet Naik 316,67 Persen

Upaya Pemko Palangkaraya dalam memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dengan menggandeng pihak Kejaksaan Negeri Palangkaraya membuahkan hasil.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Bangunan sarang burung walet di kawasan Dermaga Kereng Bengkirai Kecamatan Sabangau Kota Palangkaraya, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya Pemko Palangkaraya dalam memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dengan menggandeng pihak Kejaksaan Negeri Palangkaraya membuahkan hasil.

Salah satunya dengan pungutan pajak sarang burung walet yang kian menjamur hingga kini sudah mencapai sekitar 700 buah bangunan rumah walet.

Meskipun, belum semua bangunan menghasilkan sarang burung walet tetapi pengusaha juga diwajibkan membayar pajaknya.

Data terhimpun dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Palangkaraya saat ini jumlah bangunan rumah walet mencapai 700 buah dan semuanya  telah mengantongi izin resmi Pemko Palangkaraya.

Baca juga: Polisi Tangkap Diduga Pengedar Sabu Sampit Saat di Rumah, Barang Bukti 10 Paket Sabu Diamankan

Baca juga: Pasokan Bahan Pokok di Pasar Tradisional Palangkaraya Aman Jelang Iduladha

Baca juga: Doa dan Amalan Menjenguk Orang Sakit dan Dihindarkan dari Segala Penyakit, Wasiat Rasulullah SAW

Kepala BPPRD Kota Palangkaraya, Aratuni D Djaban,  mengakui pemasukan dari sektor pajak sarang burung walet selama ini cukup banyak.

"Sejauh ini usaha sarang walet setoran pajak untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus bertambah,”ujarnya.

Dia mengatakan, potensi besar dari usaha sarang walet tersebut, dioptimalkan, pihaknya dalam pembayaran pajaknya untuk pemasukan PAD dengan menggandeng Jaksa Pengacara Negara.

"Tahun lalu terjadi kenaikkan setoran pajak sarang burung walet, kenaikan secara signifikan mencapai 316,67 persen," ujarnya.

Aratuni menegaskan, dengan menggandeng Kejaksaan Negeri Palangkaraya, untuk mengoptimalisasikan penagihan pajak sarang walet tersebut, pendampingan tersebut dapat berjalan maksimal.

"Piutang pajak sarang walet yang bertahun-tahun belum sempat tertagih, kini bisa dipungut dalam rangka optimalisasi PAD," ujarnya. 

(tribunkalteng.com/faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved