Breaking News:

Vaksin AstraZeneca Disetop Sementara

Penggunaan Vaksin AstraZeneca Disetop Sementara, Kemenkes: Hanya Batch CTMAV547

Pemerintah menghentikan sementara penggunaan Vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Saat ini menunggu hasil analisas BPOM

Editor: Anjar
Pixabay
Ilustrasi divaksin. Penggunaan Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 Dihentikan Sementara 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Pemerintah menghentikan sementara penggunaan Vaksin AstraZeneca. Hal itu buntut dari insiden warga yang meninggal dunia usai mendapat suntikan vaksin itu.

Namun penjelasan lebih lanjut disampaikan Juru bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. Dia menuturkan, tidak semua batch vaksin AstraZeneca dihentikan distribusi dan penggunaannya.

Tapi hanya Batch CTMAV547 yang dihentikan, sambil menunggu hasil investigasi dan pengujian toksisitas dan sterilitas dari BPOM.

Disebutkan dia saat ini batch CTMAV547 berjumlah 448.480 dosis.

Baca juga: JPU Tuntut Rizieq Shihab 10 Bulan Penjara dan Denda Rp 50 Juta

Baca juga: VIDEO Wakil Bupati Kotim Pantau Penerapan Protokol Kesehatan Bioskop di Citimall Sampit Kalteng

Jumlah itu merupakan bagian dari 3.852.000 dosis AstraZeneca yang diterima Indonesia pada tanggal 26 April 2021 melalui skema Covax Facility/WHO.

Batch ini telah didistribusikan untuk TNI dan sebagian ke DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.

Ia mengatakan, selain batch CTMAV547 vaksin AstraZeneca aman digunakan sehingga masyarakat tidak perlu ragu.

"Penggunaan vaksin AstraZeneca tetap terus berjalan dikarenakan vaksinasi Covid-19 membawa manfaat lebih besar," ujar Nadia dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com Minggu (16/5/2021).

Pengujian vaksin yang dilakukan BPOM ujar Nadia adalah bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini.

Personel Polres Tala antusias menjalani vaksinasi covid-19 di lingkungan mapolsek setempat.
Personel Polres Tala antusias menjalani vaksinasi covid-19 di lingkungan mapolsek setempat. (FOTO: PATI HUMAS POLRES TALA)

Kementerian Kesehatan menghimbau masyarakat untuk tenang dan tidak termakan oleh hoax yang beredar.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved