Vaksin AstraZeneca Disetop Sementara
Penggunaan Vaksin AstraZeneca Disetop Sementara, Kemenkes: Hanya Batch CTMAV547
Pemerintah menghentikan sementara penggunaan Vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Saat ini menunggu hasil analisas BPOM
Ia mengatakan, melalui uji sterilisasi dan toksisitas vaksin tersebut diharapkan penyebab kematian Trio menemui titik terang.
Lantaran, jika dihubungkan dengan riwayat penyakit almarhum menurut temuan Komnas KIPI bukan menjadi penyebab kematian.
Baca juga: Polda Kalteng Prioritaskan Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 dan Pendisplinan Protokol Kesehatan
Baca juga: Sehari Empat Pasien Covid-19 Kalteng Meninggal, Kadiskes Minta Kabupaten Kota Optimalkan Tracing
"Iya, vaksinnya diuji apakah tidak steril atau ada toxicnya. Kemarin data riwayat dari almarhum sudah kita lihat memang ada penyakit kronis tapi mungkin tidak terkait dengan kematian yang bersangkutan," jelas Hindra.
Hindra mengatakan selain hasil uji sterilisasi dan toksisitas vaksin, untuk memperkuat hasil investigasi juga diperlukan outopsi jasad Trio.
Alasannya, data terkait kematian Trio sangatlah terbatas.
"Datanya tidak ada. Saat datang ke rumah sakit sudah wafat. Dokternya mau periksa sudah tidak bisa, mau periksa laboratorium juga sudah tidak bisa. Bukan terbatas, tidak ada datanya," ungkapnya.
Padahal, keluarga memiliki peluang diagnosa medis Trio sebelum meninggal, jika Trio segera memeriksakan diri ke dokter maupun faskes terdekat saat mengeluhkan sakitnya.
"Padahal almarhum mengeluhkan sakitnya Rabu sore. Datang ke rumah sakit Kamis siang dalam keadaan meninggal. Padahal kalau mau diperiksa agar CT Scan bisa ada datanya," kata dia.
Komnas KIPI berharap keluarga bersedia jika makam Trio dibongkar untuk keperluan investigasi.
Diketahui, pemuda tersebut bernama Trio Fauqi Virdaus (Alm), meninggal pada Kamis (6/5/2021).
Almarhum disuntik vaksin AstraZeneca pada satu hari sebelumnya.
Mulanya almarhum merasa demam panas setelah mendapatkan suntikan vaksin. Kondisinya melemah dan masih mengalami demam pada hari Kamis.
Almarhum dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 12.30 WIB. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ungkap Kematian Trio Usai Divaksin, BPOM Lakukan Uji Strelisasi dan Toksisitas Vaksin AstraZeneca, dan Dihentikan Sementara, Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 Hanya Didistribusikan di DKI dan Sulut,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/ilustrasi-divaksin.jpg)