Al Quran dari Kulit Kayu Berumur 1.500 Tahun Ini Sedot Perhatian Netizen, Viral di Medsos
Al Quran dari kulit kayu yang konon berusia 1.500 tahun di Festival Al Quran Tertua di Desa Alor Besar, NTT viral di medsos
Saat dilakukan pemindahan, Al Quran ini dibawa oleh oleh Nurdin Gogo bersaudara.
Diketahui Nurdin Gogo merupakan keturunan ke-14 dari Kesultanan Iang Gogo.
Tito mengatakan, Al Quran tertua ini memiliki 5 penerus, dan prosesi acara akan berlangsung jika keseluruhan penerus telah berkumpul.
Dalam informasi yang diberikan Tito, sepanjang jalan saat Alquran dibawa dari lokasi penyimpanan (Pulau Ternate) menuju Kabupaten Alor, ratusan pengunjung dan masyarakat melantunkan Sholawat.
Mereka begitu khusyuk mengiringi jalannya Al Quran tertua yang dibungkus kain putih ini.
Tito mengatakan, hatinya takjub dan beberapa masyarakat terlihat menitikan air mata.
"Membuat hati semua pengunjung bergetar, hingga seketika merinding dan air mata yang tak terbendung lagi," kata Tito.
Menurut Tito, keberagaman di wilayah ini sangat tampak.
Hal ini, karena mayoritas pengunjung mengenakan pakaian muslim dengan kombinasi tenun khas Alor.
Sehingga nuansa muslim di wilayah ini sangat terasa.
"Nuansa muslim sangat terasa disini, semua pengunjung mengenakan pakaian muslim dan uniknya mereka mengkombinasikan pakaian muslim dengan tenun khas Alor."
"Hingga sangat tampak sekali keberagaman disini," ungkap Tito. (*)
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Video Festival Alquran Tertua di NTT Jadi Viral, Kondisi Al Quran 1.500 Tahun Bikin Takjub