Berita Kriminal

Kisah Sedih Gadis 15 Tahun, Diperkosa Lalu Dijual oleh Anak Anggota DPRD dan Kena Penyakit Kelamin

Nasib menyedihkan dialami gadis berusia 15 tahun, dia diperkosa lalu dijual atau dipaksa jadi PSK oleh anak anggota DPRD hingga terkena sakit kelamin

Editor: Dwi Sudarlan
Kompas.com/shutterstock
Ilustrasi perkosaan 

TRIBUNKALTENG, BEKASI - Nasib menyedihkan dialami gadis berusia 15 tahun, dia diperkosa lalu dijual atau dipaksa jadi pekerja seks komersial (PSK) oleh anak anggota DPRD, hingga terkena sakit kelamin.

Kisah itu bermula saat remaja putri berinial PU (15) dekat dengan AT (21).

Kedekatan mereka sudah berlangsung selama sembilan bulan.

Selama itu pula, PU sering dipaksa berhubungan intim oleh AT.

PU mengaku kerap diperkosa.

Tak hanya itu, ada indikasi PU menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Baca juga: Nggak Sampai 10 Menit Dapat Rp 800 Ribu, Perempuan 16 Tahun Ini Pilih Jadi PSK Ketimbang Sekolah

Baca juga: Murid SD Dijadikan PSK Bertarif Rp 450.000, Diselamatkan Polisi Sebelum Layani 3 Pelanggan

Baca juga: PSK ABG 16-19 Tahun via Online Diungkap Polisi, Tarif untuk Pria Bule Rp 2 Juta, Lokal Rp 500 Ribu

PU dijual ke pria hidung belang.

Bahkan dia sempat mengalami penyakit kelamin yang diduga tertular akibat perbuatan asusila.

Informasi mengenai adanya dugaan indikasi TPPO terkuak setelah Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi memberikan pendampingan psikososial terhadap PU.

Komisioner KPAD Kota Bekasi Novrian menjelaskan, dugaan indikasi perdagangan anak di bawah umur untuk prostitusi berawal saat korban diajak bekerja oleh terduga pelaku.

"Korban awalnya diiming-imingi kerjaan untuk menjadi pekerja di (toko) pisang goreng. Agar mempermudah kerjaan, korban diminta tinggal di kos," kata Novrian saat dikonfirmasi, Senin (19/4/2021).

Namun, pekerjaan yang ditawarkan korban tidak pernah ada.

Terduga pelaku mengatakan kepada korban bahwa pekerjaan itu sudah diisi orang lain.

"Dari situ korban diduga diperkosa, kemudian baru dilakukan itu (dijual)," kata Novrian.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved