Murid SD Dijadikan PSK Bertarif Rp 450.000, Diselamatkan Polisi Sebelum Layani 3 Pelanggan

Seorang murid SD yang dijadikan PSK atau pelacur bertarif Rp 450 ribu, diselamatkan polisi sebelum melayani 3 laki-laki hidung belang

Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa/Tribun Medan
Ilustrasi anak SD 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Benar-benar menyesakkan dada, seorang murid sekolah dasar (SD) yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK) atau pelacur bertarif Rp 450 ribu, diselamatkan polisi sebelum melayani 3 laki-laki hidung belang.

Praktik prostitusi online yang melibatkan anak-anak SD dibongkar polisi.

Praktik tidak terpuji itu dilakukan di Apartemen Gading Nias, Jakarta Utara.

Seorang pria yang diduga mucikari berinisial DF ditangkap.

Mirisnya, cewek yang ditawarkan DF ke pria hidung belang adalah gadis belia berusia 12 tahun.

Baca juga: Utang Rp 5 Juta Bikin Ibu Muda Nekat Bunuh Diri Setelah Sumpal Mulut 2 Anak Balitanya Hingga Tewas

Baca juga: Nggak Sampai 10 Menit Dapat Rp 800 Ribu, Perempuan 16 Tahun Ini Pilih Jadi PSK Ketimbang Sekolah

Gadis cilik berinisial AC warga Jawa Barat itu ternyata masih duduk di bangku kelas 5 SD.

Pelaku mengiming-imingi uang banyak, sehingga korban mau dibawa ke Ibu Kota.

Tak tahunya, korban dijual DF untuk melayani nafsu bejat para pria hidung belang.

DF memasarkan korban melalui aplikasi MiChat dengan tarif Rp 450.000.

DF juga memalsukan usia AC menjadi 16 tahun untuk mengelabui pelanggan lewat MiChat.

DF juga mengoperasikan akun MiChat untuk mencari pria hidung belang.

Untuk menarik minat pria hidung belang, profil MiChat AC berisi album foto-foto gadis tersebut.

Profil tersebut tertulis ' manis imut 16 ' dengan hobi ' BOBO '.

AC pun sudah memikat tiga pria hidung belang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved