Breaking News:

Berita Kalteng

Lima Kelompok Ternak Itik di Dadahup Kapuas Kalteng Dapat Pembinaan Dinas Pertanian Kapuas

Distan Kabupaten Kapuas lakukan pembinaan kelompok ternak itik Desa Bentuk Jaya Dadahup (A5) Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Syaiful Akhyar
Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas
Petugas Distan Kapuas menyambangi lokasi ternak itik warga Dadahup Kabupaten Kapuas, Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kapuas lakukan pembinaan kelompok ternak itik Desa Bentuk Jaya Dadahup (A5) Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Pembinaan oleh petugas Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kapuas ini juga sekaligus dengan memberikan pelayanan kesehatan hewan.

Ada sebanyak lima kelompok ternak itik yang mendapat pembinaan, yaitu kelompok Berkat Mufakat, Sri Rejeki, Suka Jadi, Jaya Makmur dan Karya Mukti.

"Pembinaan berkaitan dengan tata laksana memelihara itik supaya tetap sehat, dan bertelur maksimal," jelas Kasi Kesehatan Hewan Distan Kapuas, drh Anik Ariswandani, Senin (5/4/2021).

Baca juga: MAN Kapuas Buka Seleksi PPDB Jalur Prestasi, Sebanyak 108 Pendaftar Lolos Seleksi Berkas

Baca juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Mulai 9 April 2021, Jangan Lupa Lengkapi Berkas Ini

Baca juga: Cara Daftar BLT UMKM 2021 Rp 1,2 Juta Terbaru, Ini Syarat dan Cara Cek Penerima

Dilanjutkannya, pembinaan ini juga sebagai tindaklanjut dari adanya ada beberapa keluhan dari peternak, karena ada itik yang mati dan sakit.

"Mereka masih amatir, jadi melapor ke Dinas Pertanian untuk diperiksa apakah sudah benar cara mereka memelihara," jelasnya.

Pihaknya berharap melalui pembinaan dan pelayanan kesehatan hewan ini dapat menambah wawasan, dan pengetahuan para peternak, sehingga dapat meningkatkan produksi telur itik.

Anik juga menuturkan bidang peternakan khususnya itik petelur di desa tersebut memiliki potensi.

Terlebih masing-masing kelompok memelihara itik petelur kurang lebih 500 ekor dan saat ini itik sudah berproduksi kurang lebih 70 persen.

"Telur dari itik yang dipelihara kelompok ternak ini telah di pasarkan ke seputar Kapuas dan Banjarmasin," ungkapnya.

Bahkan, lanjutnya, saat ini para peternak di sana merasa kewalahan dalam memenuhi permintaan pelanggan.

"Rencananya mereka mau menambah populasi ternak itik yang dipelihara, tapi masih terkendala keterbatasan modal, ya terlepas dari itu, semoga usahanya terus bisa berkembang," pungkasnya.

(tribunkalteng.com/Fadly SR)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved