Breaking News:

Vaksin Covid 19

BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Vaksin Covid-19 AstraZeneca juga telah mengantongi izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari BPOM

Editor: Anjar
Tribunkalteng.com/Frans Rumbon
Tokoh Pers di Kalsel, HG (P) Rusdi Effendi AR didampingi Pj Gubernur Kalsel, Safrizal saat disuntik vaksin Covid-19.BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 AstraZeneca 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Tak hanya vaksin sinovac, kini Vaksin Covid-19 AstraZeneca juga telah mengantongi izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Diketahui sebanyak 1.113.600 vaksin AstraZeneca telah tiba di Indonesia. Vaksin ini diperoleh melalui kerja sama multilateral dengan COVAX Facility.

Dengan diterbitkannya izin darurat ini, maka vaksin AstraZeneca juga akan digunakan untuk penanganan covid-19 di Indonesia.

"BPOM menerbitkan persetujuan penggunaan masa darurat (vaksin Covid-19 AstraZeneca) pada 22 Februari yang lalu dengan nomor EUA 2158100143A1," kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Penghargaan Jadi Alasan Xiaomi Diblokir Amerika Serikat saat Era Donald Trump

Baca juga: Viral Kuda Nil di Taman Safari Telan Botol Plastik, Ahli Sebut Bisa Sebabkan Kamatian

Vaksin yang dikembangkan Oxford University bersama perusahaan farmasi AstraZeneca ini didaftarkan ke BPOM melalui dua jalur.

Pertama, jalur bilateral oleh AstraZeneca Indonesia. Kemudian jalur multilateral melalui mekanisme COVAX Facility yang didaftarkan PT Bio Farma.

Vaksin AstraZeneca dikemas di dalam dus yang berisi 10 vial dengan volume 5 ml dan masing-masing vial berisi 10 dosis vaksin.

ILUSTRASI - Vaksin Covid-19.
ILUSTRASI - Vaksin Covid-19. (SHUTTERSTOCK)

Penny mengatakan, sebelum penerbitan izin penggunaan darurat BPOM telah mengevaluasi mutu, khasiat dan keamanan vaksin.

"Evaluasi bersama Tim Ahli yang tergabung dalam Komite Nasional Penilai Obat, ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization), dan pihak terkait lainnya," ujarnya.

Vaksin Covid-19 AstraZeneca memiliki efikasi sebesar 62,1 persen. Besaran ini sesuai dengan syarat yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu sebesar 50 persen.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved