Berita Kalsel
Terbongkar Ikut Prostitusi Online Kalsel, Begini Pengakuan 6 Cewek Ini Saat Diamankan Polisi
Enam dari tujuh wanita yang di duga terlibat dalam kasus prostitusi online ditahan di Mapolsek Banjarbaru Kota. Begini pengakuan mereka
TRIBUNKALTENG.COM, BANJARBARU - Unit Patroli Sat Sabhara Polres Banjarbaru berhasil mengungkap dugaan jasa prostitusi online melalui aplikasi yang disalah gunakan.
Enam dari tujuh wanita yang di duga terlibat dalam kasus tersebut pun telah di amankan dan terpaksa sementara harus merasakan dinginnya Hotel Prodeo Mapolsek Banjarbaru Kota hingga penyelidikan dan putusan kasus tersebut berakhir.
Dari hasil penelusuran Banjarmasinpost.co.id, Dua diantaranya NH (20) dan H(19) mengaku terpaksa jalani pekerjaan ini dikarenakan himpitan ekonomi yang dialami mereka.
NH(20), mengaku baru sekitar dua bulan melakoni pekerjaan ini.
Baca juga: Prostitusi Online Kalsel, Tujuh Perempuan Diamankan Polres Banjarbaru Terjerat Bisnis Selangkangan
Baca juga: Polda Kalteng Gerebek Wisma Diduga Tempat Prostitusi Terselubung di Jalan Galaxy Palangkaraya
Hal ini menurutnya dikarenakan ia sangat membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pasca tidak bekerja lagi.
"Sebelumnya saya bekerja di salah satu Kafe di Kota Banjarbaru ini. Namun, dikarenakan adanya corona saya pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi, mau minta dengan orangtua, orangtua saya hanya petani," kata Warga Tanah Laut ini saat di temui, Minggu (28/2/2021).
Dalam aksinya NH menggunakan jasa panggilan dengan tarif Rp 500 ribu per sekali main. Tak jauh berbeda, H(19) pun menyetujui pengakuan NH.
Diakuinya, semenjak menjanda dan menjadi ibu tunggal memang dirinya harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan anaknya yang masih berusia 2 tahun.
"Kalau bukan untuk memenuhi kebutuhan anak, seperti susu, pampres dan lainnya dan ada pilihan yang lain, saya tidak akan begini," ucapnya.
Semenjak berpisah sampai sekarang, menurutnya, mantan suaminya atau ayah dari anaknya sama sekali lost contac .
Dan ingin bekerja lain, ia mengaku kesulitan untuk mendapatkannya dikarenakan tidak memiliki ijazah. H putus sekolah saat sudah duduk di bangku kelas XII SMK di Banjarmasin.
"Saya sudah sering minta carikan teman pekerjaan. Namun, hingga saat ini belum ada. Dan tawaran inilah yang ada," ungkapnya dengan nada pasrah.
Namun, dirinya mengaku tidak setiap hari melakoni pekerjaan ini, hanya bila mendapatkan panggilan dan saat memerlukan uang. Untuk tarif Rp 400 ribu.
Dan saat penangkapan tersebut, dirinya diamankan Unit Patroli Sat Sabhara Polres Banjarbaru saat tengah mendapatkan panggilan dan berada di Kost temannya di Jalan RO Ulin, Banjarbaru.
Turut diamankan bersamanya T(18), Warga Belandian, Anjir, Barito Kuala yang saat itu telah lebih dulu ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/enam-wanita-di-duga-terlibat-prostitusi-online.jpg)