Breaking News:

Berita Palangkaraya

Polda Kalteng Gerebek Wisma Diduga Tempat Prostitusi Terselubung di Jalan Galaxy Palangkaraya

Sebanyak 20 orang remaja pria dan wanita diamankan polisi dari Direktorat Samapta Polda Kalteng saat melakukan patroli cipta kondisi di Sebuah Wisma d

Penulis: Fathurahman | Editor: edi_nugroho
Foto Humas Polda Kalteng
Petugas dari Polda Kalteng saat melakukan patroli dan menggerebek sebuah Wisma di Jalan Galaxy Palangkaraya yang diduga menjadi tempat prostitusi terselubung. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sebanyak 20 orang remaja pria dan wanita diamankan polisi dari Direktorat Samapta Polda Kalteng saat melakukan patroli cipta kondisi di Sebuah Wisma di Jalan Galaxy Kelurahan Menteng Kecamatan Jekanraya Palangkaraya, Sabtu (30/1/2021) malam.

Informasi terhimpun, pengerebekkan dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi dari warga yang tinggal disekitar Wisma yang merasa terganggu dengan seringnya wisma tersebut dijadikan semacam tempat prostitusi tersebung oleh penghuninya.

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah (Tengah) langsung melakukan penggerebekkan di wisma tersebut Sabtu malam yang dilakukan oleh tim Raimas (Pengurai Massa) di bawah pimpinan Ipda Arya Tanjung, yang saat itu melaksanakan patroli pengamanan cipta kondisi yang ditingkatkan dan giat Operasi Yustisi Covid-19.

Polda Kalsel Segera Salurkan Bantuan Puluhan Ribu Telur Dari Polda Kalteng untuk Korban Banjir

Masyarakat resah dengan adanya dugaan aktivitas para penghuni wisma yang kerap melayani prostitusi terselubung melalui sebuah aplikasi online yang kemudian eksekusi dari hasil tawar menawar di media sosial tersebut berlanjut di kamar wisma tersebut dengan harga berkisar antara Rp400 ribu hingga Rp500 ribu.

Saat dilakukan pemeriksaan petugas di lokasi wisma tersebut, ditemukan puluhan anak remaja laki-laki dan perempuan berada di dalam kamar nomor 20 di wisma tersebut. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa alat kontrasepsi dari dalam kamar tersebut seperti kondom dan tisu magic.

Direktur Samapta Polda Kalteng, Kombes Pol Susilo Wardono, melalui Wakil Direktur Samapta, AKBP Timbul Rein K Siregar, mengatakan, ada 22 orang, kelamin laki-laki maupun perempuan yang kedapatan sedang berada di dalam kamar wisma tersebut dalam patroli yang dilakukan polisi tersebut.

Mantan Kapolresta Palangkaraya ini, mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan di dalam kamar tersebut, setelah itu semuanya langsung kita bawa ke kantor pokisi untuk dimintai keterangan, termasuk petugas penjaga wisma."Keterangan awal ada beberapa dari mereka yang mengakui sedang menunggu pelanggan," ujar Timbul.

Petugas juga menemukan bong alat diduga alat bekas mengisap sabu di salah satu kamar wisma. Sayangnya, petugas tidak menemukan narkoba yang di curigai terkait ditemukannya akat bong dari dalam kamar wisma tersebut.

Hingga, Minggu (31/1/2021) polisi masih melakukan pemeriksaan para pelaku dan melakukan pendalaman terkait dugaan adanya prostitusi online.“Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan siapa yang menggunakan alat mengisap sabu tersebut, kami juag akan memeriksa penghuni kamar wisma tersebut nanti dilakukan tes urin” ujarnya. (Tribunkalteng.com/ faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved