Breaking News:

Kriminalitas di HSS

Bekuk Empat Pelaku Curanmor, Reskrim Batola Amankan Satria F

Satreskrim) Polres Barito Kuala amankan empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). 

banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri
Keempat pelaku curanmor digelandang petugas kepolisian Polres Batola, Selasa, (23/02/2021). 

Editor : Hari Widodo

TRIBUNKALTENG.COM, MARABAHAN - Gelar Operasi Jaran Intan 2021 selama 12 hari, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Barito Kuala amankan empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). 

Keempat tersangka terdiri dari tiga pelaku pencurian, masing-masing MR, AK, dan A warga Batola. Serta seorang penadah dengan inisial S, warga Kabupaten Tanah Laut (Tala). 

Aksi pencurian dilakukan ketiga tersangka di dua lokasi, yakni Kecamatan Alalak dan di Kecamatan Marabahan. 

Diungkapkan Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melalui Wakapolres Jatmiko, sasaran yang diincar pelaku adalah sepeda motor yang terparkir. Namun, tidak dilengkapi kunci stang atau ganda. 

Baca juga: Pencurian Motor Kalsel, Kasus Curanmor di Hulu Sungai Selatan, Ini Motifnya

Baca juga: Kriminalitas Kalsel, Usai Dinikahkan, Residivis Curanmor Larikan Sepeda Motor Milik Penghulu

Dari enam unit sepeda motor yang berhasil diamankan sebagai barang bukti, lima di antaranya jenis Satria F dan satu jenis metik. 

"Terkait banyaknya jenis motor yang sama ini, kemungkinan memang menjadi target mereka. Mudah dicuri, diminati anak muda kemudian dilarikan ke kampung-kampung," terang Jatmiko, Selasa (23/02/2021). 

Adapun mengenai penadah S yang berasal dari Tala, Jatmiko menyampaikan bahwa keterlibatannya karena ia memang menerima dan membeli penawaran harga jual yang jauh lebih murah. 

Ia pun menambahkan, ke empat pelaku disangkakan dua pasal berbeda, yakni Pasal 363 dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Baca juga: Polsek Banjarbaru Timur Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor Milik Syarkawi

Dengan berhasilnya pembekukan curanmor ini, pihak Polres Batola juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati mengamankan kendaraan bermotornya. 

Penting kiranya menggunakan kunci ganda dan memarkir di tempat yang lebih aman. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved