Pencemaran Sungai Kalsel

Pencemaran Sungai Kalsel, Dugaan Pencemaran Sungai Jorong, Camat Sebut Telah Clear

Pencemaran sungai Kalsel, sejak beberapa hari terakhir sejumlah warga Desa Jorong, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel

Penulis: Idda Royani | Editor: edi_nugroho
M ALFAN ROSIDI ANWAR
Beginilah kondisi penampakan sungai Jorong pada hari Minggu (14/2) sore. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PELAIHARI - Pencemaran sungai Kalsel, sejak beberapa hari terakhir sejumlah warga Desa Jorong, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), sempat gaduh menyusul warna air sungai setempat mendadak berubah menjadi sangat keruh.

Beberapa orang warga kemudian mengunggah video kondisi Sungai Jorong ke akun grup sosial media di Tala maupun grup social chat. Narasi-narasi mengenai pencemaran pun menggema dan ditengarai berasal dari limbah pabrik sawit PT Citra Putra Kebun Asri (CPKA).

Secara kasat mata tampak adanya kekeruhan. Rona air terlihat gelap berbias cokelat kehitaman.

Hal tersebut langsung disikapi unsur musyawarah pimpinan kecamatan (muspik

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Satgas Covid-19 Tegur Pedagang Pasar Besar Palangkaraya Tak Bermasker

a) bersama pihak pemerintah desa. Bersama sejumlah warga dan manajemen CPKA, mereka turun ke lokasi.

"Hari Minggu sore saya turun ke lokasi. Manajemen CPKA juga turun melakukan pengecekan," papar Camat Jorong M Alfan Rosidi Anwar, Rabu (17/2/2021).

Langkah cepat pun dilakukan. Pihak manajemen perusahan perkebunan tersebut melakukan penutupan saluran buang (sodetan) yang ditengarai menjadi pengalir limbah cair pabrik dari saluran drainase ke sungai.

Alfan menuturkan Selasa kemarin semua pihak terkait duduk semeja di aula pertemuan di kantornya. Pihak yang hadir yakni manajemen PT CPKA, Kepala Desa Jorong, perwakilan warga, dan unsur muspika.

"Jadi, masalah tersebut sudah clear. Pada pertemuan semua pihak di kantor kecamatan kemarin sudah ada poin-poin penting yang disepakati bersaam," jelas Alfan.

Ia mengatakan saat ini kondisi air di Sungai Jorong telah kembali membaik, tak keruh seperti pada hari Minggu. "Senin kemarin juga sudah mulai kurang keruhnya karena sudah ada penanganan dari perusahaan," tandasnya.

Verifikasi DLH

Lebih lanjut Alfan menerangkan pihak Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Tala juga telah turun ke lokasi pada hari Minggu kemarin. Kegiatan yang dilakukan yakni verifikasi lapangan.

Pihak DPRKPLH yang turun ke lokasi yakni Adi Rahmani, kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup. Sedangkan pihak CPKA yakni Robert Tampubolon (manajer pabrik) dan Johansyah (kepala administrasi).

Berikut ini berita acara verifikasi lapangannya:

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved