Berita Kalsel
Pencarian Hari ke-7, Tersisa Satu Orang Belum Ditemukan di Terowongan Batubara Mentewe Tanbu
Memasuki hari ke-7 pencarian, hingga kini masih satu orang penambang yang belum di temukan dari lubang tambang batubara manualan di Mentewe Tanbu
Penulis: Man Hidayat | Editor: Hari Widodo
TRIBUNKALTENG.COM, BATULICIN - Sudah Hari ketujuh berlangsung pencarian korban longsor batubara manualan di KM 33 Desa Mentawakan Mulya Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).
Dari 22 orang yang sempat terjebak di terowongan batubara manual itu, tersisa satu orang yang belum ditemukan tim evakuasi gabungan.
Dari jumlah tersebut, 12 orang selamat dalam keadaan hidup meski perlu perjuangan berat untuk keluar dari terowongan. Sementara 9 orang lainnya, tidak selamat karena sudah berhari-hari terjebak.
Sudah dua hari belakangan ini, tim evakuasi gabungan dari Basarnas, Kodim 1022/TNB, Polres Tanbu, Brimbob, BPBD Tanbu, Tim Rescue Jhonlin, Arutmin dan masyarakat tidak ada petunjuk.
• Terjebak di Lubang Tambang Batubara Mentewe Tanbu, 1 Korban Lagi Ditemukan dalam Kondisi Meninggal
• Hingga Pukul 13.00 Wita, Dua Korban Ditemukan di Lokasi Tambang Batubara Manual Tanahbumbu
Kepala Bidang Kesiapsiagaan pada BPBD Tanbu, Abdul Rahim, Sabtu (30/1/2021) mengatakan saat ini belum ada hasil.
" Yang tersisa satu orang dan dua hari pencarian di terowongan sejak Jumat dan Sabtu, belum ada hasilnya," kata Abdul Rahim kepada banjarmasinpost pukul 17.00 wita.
Memang diakuinya, lumpur didalam cukup banyak dan banyak terowongan sehingga menyulitkan pencarian. Namun, tim masih melakukan pencarian.
" Lorong yang kemarin sudah kami cari, tapi belum ada hasil. Besok tinggal lorong yang satu lagi," katanya.
• Pencarian 10 Warga Terperangkap di Lorong Tambang Batu Baru Tanahbumbu Terus Dilakukan
Dia juga mengatakan, BPBD sudah 6 hari melakukan pencarian bersama tim. Sehingga pada Minggu besok, pencarian dihari ke 7, berbeda dengan TNI yang sudah 7 hari melakukan pencarian lebih dulu.
" Setelah hari ke 7 nanti, ternyata belum ada hasil, maka kami meminta petunjuk kepada Bupati apakah dilanjutkan atau tidak. Tetapi semoga ada hasil," tandasnya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/proses-evakuasi-korban-ditambang-manualan-mentewe.jpg)