Berita Tanahbumbu
Pencarian 10 Warga Terperangkap di Lorong Tambang Batu Baru Tanahbumbu Terus Dilakukan
Hari ketiga pencarian 10 orang yang masih terperangkap dilorong tambang batubara manualan di KM 33 Desa Mentawakan Mulya Kecamatan Mentewe, Tanahbumbu
Penulis: Man Hidayat | Editor: edi_nugroho
Editor: Edi Nugroho
TRIBUNKALTENG.COM, BATULICIN - Hari ketiga pencarian 10 orang yang masih terperangkap dilorong tambang batubara manualan di KM 33 Desa Mentawakan Mulya, Kecamatan Mentewe, Tanahbumbu masih terus diupayakan, Selasa (26/1/2021).
Tim gabungan evakuasi dilokasi kejadian masih teruselkukan penyedotan air yang kedalamannya sekitar 40 meter.
Penyedotan itu dilakukan sejak kemarin. Kendati sudah ada pengurangan debit air, namum masih belum bisa dikeringkan. namun tim mengupayakan Pada Selasa (26/1/2021) sore, air bisa dikeringkan dilokasi tambang itu.
Baca juga: Kena Banjir, Petambak Ikan di Kabupaten Tapin Kalsel Rugi Puluhan Juta
Tim gabungan dari Basarnas, Polres Tanbu. kodim 1022 Tanbu, Tim Rescue Jhonlin dan BPBD, masih terus melakukan upaya penyelamatan terhadap korban.
Kepala Basarnas Banjarmasin, Sunarto saat ditemui banjarmasinpost.co.id, dilokasi tambang manualan. Sunarto juga mengatakan evakusi masih terus dilakukan. Namun, faktor cuaca menjadi satu kendala bila terjadi hujan.
" Kami masih lakukan upaya penyedotan air ke pintu utama terowongan agar nanti petugas kami bisa melakukan upaya pertolongan. Hingga siang, masih sekitr 2 atau 3 meter lagi," katanya.
Saat air kering, lanjut Sunarto, anggota yang sudah dibekali ilmu penyelematan ini akan terun melakukan pengecekan. Bila nanti dianggap sudah cukup aman untuk melakukan evakuasi, maka barulah tim akan bergerak melakukan upaya evakuasi tersebut.
Dia berbarap, cuaca di lokasi kejadian tidak turun hujan. Sebab bila hujan turun, tentu akan memperlambat proses evakuasi tersebut.
" Kita berharap segera akan lakukan evakuasi dan cuaca mendukung," katanya.
Sementara itu, Kapolres Tanbu, AKBP Himawan sutanto Saragih SIK, juga menyebutkan saat ini belum ada perkembangan hingga siang. Namun upaya tim, terus bekerja semaksimal munukin agar proses evakuasi ini lebih cepat.
Ditanya terkait persoalan pertambangan tersebut, AKBP Himawan menyebutkan timnya masih melakukan pendalaman terkait aktivitas pertamanngan manual tersebut.
" Ya kita masih selidiki dan dalami terkait aktivitas tambang ini," katanya. (Tribunkalteng.com/man hidayat)