Breaking News:

Berita Palangkaraya

Penjualan Daging Ayam Broiler di Pasar Tradisional Palangkaraya Turun

Pasokan sembako di Palangkaraya Kalimantan Tengah hingga, Minggu (10/1/2021) masih berjalan lancar dan stabil termasuk penjualan daging ayam potong

Tribunkalteng.com / faturahman
Transaksi jual beli ayam potong di Pasar Tradisional di Kalteng. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pasokan sembako di Palangkaraya Kalimantan Tengah hingga, Minggu (10/1/2021) masih berjalan lancar dan stabil termasuk penjualan daging ayam potong atau broiler yang saat ini mengalami penurunan.

Informasi dari seumlah ibu rumah tangga yang melakukan transaksi jual beli di Pasar Tradisional Palangmkaraya, penjualan daging ayam potong turun dari awalnya Rp39 ribu perkilogramnya saat ini turun menjadi Rp34 ribu perkilogramnya.

"Saya baru beli saat ini harga turun," ujar isnawaty salah satu warga tang tinggal di Jalan Rajawali Palangkaraya.

Baca juga: Polres Seruyan Amankan Distribusi Vaksin Sinovac untuk Tenaga Medis

Beberapa penjual daging ayam di Pasar Tradisional Palangkaraya mengatakan, penurunan harga ayam potong tersebut, karena pasokan ayam potong cukup banyak sedangkan permintaan daging ayam menurun.

"Ini mungkin karena dampak daya beli masyarakat menurun, jadi pelanggan mulai berkurang membelinya," ujar Fitri salag satu penjual daging ayam di Pasar Tradisional Palangkaraya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindusterian Kota Palangkaraya, Rawang menerangkan, ada 6 komoditas mengalami penurunan harga yakni beras cap mangkok, tepung terigu, daging ayam broiler, dan ikan gabus.

"Delapan komuditas lainnya malah naik," ujarnya.

Dikatakan 8 komoditas yang mengalami kenaikan yakni beras, telur broiler, cabai, susu, dan ikan asin.

"Delapan komoditas yang mengalami kenaikan ini yakni beras karang dukuh Rp14 ribu naik jadi Rp15 ribu, beras mayang Rp16 ribu naik menjadi Rp16 ribu.Kemudian telur ayam broiler Rp1,700 naik menjadi Rp,1.900 per butir, cabai keriting Rp60 ribu naik menjadi Rp100 ribu per Kg, cabai biasa Rp50 ribu menjadi Rp90 ribu," ujarnya.

Cabai rawit hijau/merah Rp55 ribu menjadi Rp90 ribu, susu bendara Rp10 ribu naik menjadi Rp11 ribu dan ikan tenggiri Rp160 ribu naik menjadi Rp180 ribu per kilo.

"Komoditas yang mengalami penurunan yakni beras Mangkok Rp14 ribu turun menjadi Rp13 ribu per kilo, tepung terigu merek segitiga biru Rp12 ribu turun menjadi Rp11 ribu, tepung terigu merek cakra kembar Rp15 ribu turun menjadi Rp12 ribu.

Demikian juga dengan , daging ayam broiler Rp39 ribu turun menjadi Rp35 ribu perkilogram, ikan gabus sedang Rp75 ribu turun menjadi Rp55 ribu perkilogram dan ikan gabus besar Rp80 ribu turun menjadi Rp70 ribu per kilogram."Stok sembako yang dijual di pasar tradisional cukup," ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved