Berita Populer Palangka Raya

Populer Palangka Raya, Rentetan Polemik Program BMG, Sejumlah SPPG Berhenti Operasional hingga SLHS

Berita Populer Palangka Raya, 2 SPPG diberhentikan lagi sementara hingga total 16 unit, dan 2 belum kantongi SLHS dari Dinas Kesehatan

Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Arai Nisari
SPPG - Suasana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Langkai 6 di Kota Palangka Raya yang terhenti sementara, Rabu (8/4/2026). Penghentian operasional dilakukan untuk perbaikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan evaluasi operasional. 

2 SPPG di Palangka Raya Belum Kantongi SLHS, Dinkes Ungkap Kendala Hasil Uji Laboratorium

 

MENCUCI OMPRENG - Aktivitas pencucian peralatan dapur di salah satu SPPG di wilayah Panarung, Kota Palangka Raya, Kamis (30/10/2025) lalu. Dua dari 28 SPPG belum mengantongi SLHS karena hasil uji laboratorium belum memenuhi standar.
MENCUCI OMPRENG - Aktivitas pencucian peralatan dapur di salah satu SPPG di wilayah Panarung, Kota Palangka Raya, Kamis (30/10/2025) lalu. Dua dari 28 SPPG belum mengantongi SLHS karena hasil uji laboratorium belum memenuhi standar.(Tribunkalteng.com/Arai Nisari)

 

Ringkasan Berita:

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Dari total 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Palangka Raya, masih terdapat dua dapur yang hingga kini belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Data tersebut disampaikan Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Palangka Raya, Analistra Susedia Putri.

Dari dua dapur tersebut, satu di antaranya telah mengajukan sejak September 2025 namun belum diterbitkan.

Sementara satu dapur lainnya masih dalam proses pengajuan, mengingat operasionalnya baru dimulai pada Maret 2026.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya Riduan mengatakan, belum terbitnya SLHS pada salah satu dapur disebabkan hasil uji laboratorium yang belum memenuhi standar.


Baca Selengkapnya

Hasil Reses Dewan Dibacakan di Rapat Paripurna, Jalan dan Drainase Masih jadi PR di Palangka Raya

 

MENYAMPAIKAN - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna ke-I Masa Persidangan III DPRD Kota Palangka Raya Tahun Sidang 2025/2026, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Palangka Raya, Senin (13/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, disampaikan hasil reses anggota DPRD dari tiga daerah pemilihan.
MENYAMPAIKAN - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna ke-I Masa Persidangan III DPRD Kota Palangka Raya Tahun Sidang 2025/2026, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Palangka Raya, Senin (13/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, disampaikan hasil reses anggota DPRD dari tiga daerah pemilihan.(Tribunkalteng.com/Arai Nisari)

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Hasil reses anggota DPRD Kota Palangka Raya dari tiga daerah pemilihan (dapil), resmi disampaikan dalam rapat paripurna ke-I Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026, digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Palangka Raya, Senin (13/4/2026).

Dalam rapat tersebut, juru bicara masing-masing dapil menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat dihimpun saat pelaksanaan reses pada 9–10 April 2026.

Sejumlah persoalan mendasar masih mendominasi keluhan warga, terutama terkait infrastruktur jalan, sistem drainase, hingga kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di kawasan permukiman.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengatakan, reses menjadi agenda penting bagi anggota dewan untuk turun langsung ke masyarakat dan menggali kebutuhan riil di lapangan.

“Kegiatan ini memang sudah terjadwal. Kita sudah memasuki masa persidangan III, dan tadi masing-masing dapil sudah menyampaikan hasil resesnya,” ujarnya usai menghadiri rapat paripurna.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved