Breaking News:

Berita Sampit

VIDEO Sering Kehabisan Stok, Toko Sepeda di Sampit Tunggu Produksi dari Pabrik

Pemilik Toko Sepeda Kotim Cycle di Jalan Ahmad Yani, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, sering kehabisan stok sepedanya.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

TRIBUN KALTENG.COM, SAMPIT - Kesukaan masyarakat akan bersepeda, baik olahraga ataupun bersantai, seakan tak surut di tengah pandemi. Malah, makin meningkat.

Seperti di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah, teatp sering terlihat warga yang menggowes.

Terlebih saat libur, misalkan saat Minggu (3/10/2020), banyak yang bersepeda. Mereka akan menyusuri sejumlah jalur jalan yang biasa dipakai untuk melakukan olahraga gowes, di antaranya adalah pinggiran Sungai Mentaya, Baamang I, Jalan Pelangsian hingga jalan umum lainnya, termasuk lingkar utara Sampit.

Penyuka olahraga sepeda ini dari kalangan anak-anak hingga orangtua. Ada yang olahraga gowes sendirian, ada juga yang bersama keluarga atau kawan, bersepeda mengelilingi Kota Sampit.

Satbrimob Polda Kalteng Gelar Simulasi Latihan Antisipasi Ancaman Teror

Jalan dan Jembatan Rusak Arah Sampit ke Kuala Pembuang Kalteng Dibenahi

Kapolda Kalteng Periksa Kesiapan Polsek Kahayan Kuala Terdepan Dukung Program Food Estate

KaltengPedia - Masjid Kubah Kecubung Palangkaraya Kalteng

"Saya suka olahraga sepeda karena saat ini paling cocok di masa pandemi ini," ujar Joko, guru di SMAN 1 Sampit.

Menurutnya, bersepeda bisa menjaga kesehatan jantung dan otot paha juga untuk kekuatan tulang belakang, sehingga diapun rutin biasanya olahraga Sepeda bersama keluarganya pada hari tertentu.

"Olahraga sepeda baik untuk otot kaki dan paha, juga untuk kesehatan jantung," ujarnya.

Sampai saat ini, olahraga Gowes ini masih menjadi olahraga paling digemar, hingga beberapa toko di Kota Sampit sempat kehabisan stok karena banyaknya pembeli.

Meskipun, ada juga yang pesan duluan kepada pemilik toko karena stok di toko sepeda, khususnya Polygon, kehabisan.

"Ya, memang belakangan stok kosong. Tapi, masih kami pesan. Permintaan banyak, tetapi menunggu produksi dari pabrik. Karena yang kami jual, selain sepeda, juga sparepart. Sepeda yang paling banyak dicari merek Polygon yang harganya Rp3 juta hingga Rp4 juataan per unit," ujar Arief, pemilik Toko Sepeda Kotim Cycle di Jalan Ahmad Yani, Kota  Sampit.

(Tribun Kalteng/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved