Breaking News:

Berita Palangkayara

Satbrimob Polda Kalteng Gelar Simulasi Latihan Antisipasi Ancaman Teror

Mengantisipasi adanya berbagai ancaman teror di Kalimantan Tengah dipersiapkan oleh satuan pengamanan dari kepolisian setempat untuk semakin giat dal

Penulis: Fathurahman | Editor: edi_nugroho
Foto Polda Kalteng
Anggota Brimob Polda Kalteng saat melakukan latihan pengamanan anti teror di Kapuas , Kalteng 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKATAYA - Mengantisipasi adanya berbagai ancaman teror di Kalimantan Tengah dipersiapkan oleh satuan pengamanan dari kepolisian setempat untuk semakin giat dalam melakukan latihan agar lebih profesional dan terlatih jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Terlebih hingga, Jumat (2/10/2020) Provinsi Kalimantan Tengah sedang melakukan tahapan
pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, sehingga kesiapsiagaan dilakukan oleh Brimob Polda Kalteng yang semakin aktif melakukan latihan untuk pengamanan pelaksanaan Pilkada tersebut termasuk latihan penanganan orang tak dikenal.

Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah menggelar latihan penanganan orang tidak dikenal (OTK) di Markas Kompi 4 Batalyon A Pelopor yang ada di Jalan Trans Kalimantan Serapat kilometer 8 Anjir Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah.

Kaltengpedia Profil Masjid Kubah Kecubung Palangkaraya

Latihan penanganan OTK kali ini bertujuan untuk mengantisipasi ancaman maupun terror yang datang dari luar kedalam Mako. Selain itu, bertujuan untuk melatih personel agar lebih siap dalam mengamankan markas apabila secara mendadak terjadi ancaman ataupun terror.

Dansatbrimob Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Bambang Widjanarko Baiin, Jumat (2/10/2020) mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut bertujuan melatih kecepatan dan ketanggapan anggota terhadap pengamanan markas jika terjadi penyerangan kedalam mako/markas serta memahami dan mengetahui apa yang harus dilakukan jika ada serangan yang datang.

“Simulasi latihan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan personel dalam menghadapi segala situasi. Apabila serangan mendadak, personel harus cepat berkumpul dan bergerak sesuai dengan SOP yang ada sehingga kemungkinan buruk bisa di antisipasi sebelumnya," ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved