berita kesehatan
Waspadai Lima Penyakit Kronis yang Ditandai Sakit Kepala
Sakit kepala adalah hal umum dialami banyak orang. Entah karena stres, papara cuaca panas, atau dehidrasi, banyak faktor yang bisa memicu sakit kepala
2. Keracunan karbon monoksida
Karbon monoksida adalah gas yang tidak berbau dan tidak berwarna yang terbentuk ketika seseorang membakar bahan bakar di dalam mobil, kompor, mesin kecil, perapian, kompor gas, atau tungku.
Karbon mooksida yang terhirup bisa memasuki darah dan menggantikan oksigen sehingga menyebabkan lemas hingga kematian.
Selain sakit kepala, gejala keracunan karbon monoksida antara lain:
kelemahan
mual
muntah
kebingungan
nyeri dada.
Baca juga: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Beda Migrain dan Sakit Kepala
3. Diseksi arteri karotis
Diseksi arteri karotis merupakan penyempitan pembuluh darah di arteri karotis akibat penumpukan zat lemak dan endapan kolesterol.
Menurut riet dalam jurnal BMJ, sekitar 68 persen penderita diseksi arteri karotis akan mengalami sakit kepala.
Hal ini terjadi ketika ada robekan pada lapisan salah satu arteri karotis yang memasok darah ke otak.
Akibatnya, darah bisa berkumpul di dalam lapisan arteri. Diseksi arteri karotis dapat menyebabkan stroke, kerusakan otak, dan kematian.
4. Meningitis
Meningitis adalah infeksi pada lapisan luar otak. Penyakit ini dapat terjadi karena adanya infeksi di telinga bagian dalam, sinus, atau area tubuh lainnya.
Meningitis yang tidak diobati dapat menyebabkan sepsis, yaitu infeksi parah di tubuh yang menyebabkan organ mati.
Selain sakit kepala, gejala meningitis meliputi:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/sakit-kepala-ius.jpg)