Breaking News:

Sains

Terbaru Fenomena Alam Langka, Dua Planet Raksasa Menari di Luar Angkasa

Dua planet raksasa didapati sedang menari bersama di luar angkasa berkat gravitasi mereka yang saling memengaruhi.

-
Ilustrasi tarian WASP-148b dan WASP-148c.(Institut d’astrophysique de Paris, Mark A. Garlick) 

Editor: Syaiful Akhyar

TRIBUNKALTENG.COM - Dua planet raksasa didapati sedang menari bersama di luar angkasa berkat gravitasi mereka yang saling memengaruhi.

Sekelompok astronom yang tergabung dalam konsorsium internasional Wide Area Search for Planets (WASP) baru saja melaporkan sebuah fenomena langka tersebut dalam jurnal Astronomy & Astrophysics.

Kedua planet itu adalah WASP-148b dan WASP-148c yang mengorbit sebuah bintang menyerupai Matahari di konstelasi Herkules yang berjarak 800 tahun cahaya dari Bumi.

Menurut tim astronom dari WASP, gravitasi membuat WASP-148b yang seharusnya mengorbit lebih cepat, jadi semakin cepat atau semakin lambat ketika melewati WASP-148c.

Hasilnya adalah gerakan-gerakan berpola yang tampak seperti tarian di mata para astronom.

Waspada Cuaca Ekstrem 4 Juli 2020, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Ini Daftar Wilayahnya

Pasar Daging di Vietnam Disorot WHO, Satwa Liar Dipotong dengan Cara Sadis

Kembangkan Food Estate di Eks PLG, PUPR Akan Rehabilitasi 28 Ribu Hektare Jaringan Irigasi

Manfaatkan Pekarangan Rumah, Kreativitas Para Ibu Dipuji Yulistra Ivo Sugianto Sabran

Dilansir dari Independent, Kamis (2/6/2020), Professor Andrew Collier Cameron dari University of St Andrews yang juga anggota dari tim WASP mengatakan, ini adalah kali pertama kami menemukan sepasang planet raksasa berinteraksi dengan sangat dekat.

"Sangat menyenangkan dapat mengamati tarian mereka dari Bumi," imbuhnya.

Tim peneliti mengamati tarian kedua planet ini setelah berhasil mengidentifikasikan WASP-148b dengan menggunakan instrumen-instrumen yang ada di Roque de los Muchachos Observatory in La Palma, Canary Islands.

Mereka kemudian mengamati keseluruhan sistem bintang yang menjadi tempat tinggal WASP-148b menggunakan instrumen SOPHIE di Observatoire de Haute-Provence in France.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa WASP-148b yang seukuran Saturnus butuh waktu 8,8 hari untuk mengorbit bintangnya.

Sementara itu, WASP-148c yang berukuran setengah Jupiter hanya butuh 34,5 hari untuk melakukan hal yang sama.

Menurut tim peneliti, rasio perbedaan periode orbit ini menunjukkan adanya interaksi gravitasional di antara kedua planet.

Hal ini semakin dikuatkan oleh hasil pengamatan dengan metode transit, yakni ketika sebuah objek melewati bagian depan bintangnya, yang menunjukkan bahwa WASP-148b dan WASP-148c mengalami percepatan dan perlambatan ketika melewati satu sama lain.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa"

Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved