Breaking News:

Berita Nasional

Waspada Cuaca Ekstrem 4 Juli 2020, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Ini Daftar Wilayahnya

BMKG memprediksi cuaca ekstrem berupa hujan lebat bahkan disertai angin kencang dan kilat atau petir, bisa terjadi beberapa hari ini.

TRIBUNKALTENG.com/faturahman
Awan hitam disertai angin kencang di atas Kota Palangkaraya 

Editor: Syaiful Akhyar

TRIBUNKALTENG.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem berupa hujan lebat bahkan disertai angin kencang dan kilat atau petir, berpeluang terjadi dalam beberapa hari ini. 

Musim kemarau 2020 yang diperkirakan cenderung lebih basah daripada periode iklim pada tahun-tahun sebelumnya, membuat sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Drs Herizal MSi menyebutkan dalam keterangan tertulisnya, kondisi cuaca ekstrem ini dipicu dari berbagai kondisi atmosfer.

Pertama, ada intrusi udara kering dari Belahan Bumi Utara (BBU) melintasi wilayah Samudra Pasifik Utara Papua.

"Keadaan ini menyebabkan daerah di depan muka intrusi kondisi udara menjadi lebih lembab," kata Herizal, Kamis (2/7/2020).

Pasar Daging di Vietnam Disorot WHO, Satwa Liar Dipotong dengan Cara Sadis

Pemerintah Perpanjang Subsidi Listrik Hingga September, Ini Cara Mendapatkannya

Kembangkan Food Estate di Eks PLG, PUPR Akan Rehabilitasi 28 Ribu Hektare Jaringan Irigasi

Manfaatkan Pekarangan Rumah, Kreativitas Para Ibu Dipuji Yulistra Ivo Sugianto Sabran

Kedua, ada massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Maluku Utara, dan Maluku.

Begitu juga dengan 17 daerah provinsi yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang hingga kuat.

Terdapat daerah tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Daya Sumatera serta sirkulasi siklonik di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur.

Begitu juga dengan konvergensi atau pertemuan angin yang memanjang dari Sumatera barat hingga Bengkulu, di Laut Timor.

Halaman
12
Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved