Berita Palangkaraya

Tanggap Darurat Covid-19 Kalteng Diperpanjang Hingga September 2020

Status tanggap darurat bencana Covid-19 Kalteng sedianya, berakhir, Kamis (25/6/2020) hari ini,

DOKUMENTASI BPOST
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran. 

Editor:  Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Status tanggap darurat bencana Covid-19 Kalteng sedianya, berakhir, Kamis (25/6/2020) hari ini, namun oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, status tanggap darurat tersebut diperpanjang hingga 23 September 2020.

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, menjelaskan, perpanjangan tersebut, menimbang berdasarkan analisis cepat Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng dan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalteng bahwa angka reproduksi efektif (RT).

VIDEO Warga Sampit Kalteng Lagi Demam Olahraga Bersepeda

"Penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Kalteng masih berada diatas 1 artinya wabah akan terus bertambah dan 1 orang berpotensi menularkan pada 2 sampai 3 orang berikutnya, sehingga perlu penanganan lebih lanjut untuk memutus penyebaran virus tersebut," ujarnya.

Berdasarkan data terkonfirmasi kasus positif Covid-19 di Kalteng sampai dengan 21 Juni 2020, jumlah orang yang konfirmasi positif sebanyak 779 orang, sehingga perlu penanganan lebih ketat dan meminta masyarakat lebih tertib lagi dalam menjalankan aturan protokol kesehatan penanganan Covid-19 di Kalteng.

Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, kemudian mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188.44/205/2020 tentang Perpanjangan kali kedua Status Tanggap Darurat Bencana Pandemi Covid-19 di Wilayah Provinsi Kalteng Tahun 2020.

Satpol PP Kapuas Cek Penerapan Protokol Kesehatan di Perkantoran Inilah Peraturannya

Keputusan Gubernur Kalteng, terkait dilakukannya perpanjangan status tanggap darurat Gubernur di Bumi Tambun Bungai tersebut, juga berarti untuk kegiatan yang dilakukan dalam pelaksanaanya akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalteng, serta pembiayaan lain yang sah dan tidak mengikat.

Di mana sebanyak 437 orang masih dalam perawatan atau sebesar 56,10 persen. Selain itu, angka reproduksi efektif (RT) penyebaran Covid-19 di Kalteng masih berada di atas 1, yang berarti wabah akan terus bertambah, dan 1 orang berpotensi menularkan pada 2 atau 3 orang berikutnya. (Tribunkalteng.com /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved