Berita Kuala Pembuang

Pelaku Teror Masjid Nurul Yaqin di Kuala Pembuang Positif Gunakan Sabu saat Beraksi

Pelaku teror di Masjid Nurul Yaqin di Kuala Pembuang, Seruyan, berinisial HG alias Iwan (22) terkonfirmasi menggunakan sabu saat melakukan aksinya.

kompas.com
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020). 

Editor: Syaful Akhyar

TRIBUNKALTENG.COM, SERUYAN - Pelaku teror bom palsu di Masjid Nurul Yaqin di Kuala Pembuang, Seruyan, Kalimantan Tengah, Jumat (1/5/2020), berinisial HG alias Iwan (22) terkonfirmasi menggunakan narkoba saat melakukan aksinya.

"Dari hasil pemeriksaan urine, pelaku positif menggunakan narkotika jenis sabu," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra melalui siaran langsung di akun Youtube Tribrata TV Humas Polri, Senin (4/5/2020).

Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman kamera CCTV, HG tiba di lokasi dengan menggunakan sepeda motor. HG kemudian berjalan menuju masjid sambil menyembunyikan sebuah barang di balik bajunya.

Virus Corona di Rusia Tak Terkendali, Sehari Tembus 10.000 Kasus

Positif Covid-19 di Kotim Capai 16 Orang, Bupati Akan Usulkan PSBB

Keluhan Kenaikan Tarif Listrik, Ombudsman: Kalau Terjadi, Maka Konspirasi Jahat di Pihak PLN

Lalu, HG meninggalkan barang yang mirip bom di teras masjid dan meninggalkannya. Belakangan, setelah diperiksa, Polri memastikan bahwa barang tersebut bukan merupakan bom.

"Benda yang dimiliki tersangka bukanlah bom asli. Namun, pelaku memiliki kemahiran merakit barang elektronik," lanjut dia.

Kepada polisi, HG mengaku iseng dan berada di bawah pengaruh sabu saat beraksi. 

"Menurut keterangan atau pengakuan pelaku bahwa perbuatan tersebut hanyalah iseng dan efek halusinasi penggunaan sabu dan tidak masuk dalam jaringan terorisme," ucap Asep.

Kini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan oleh polisi. Atas tindakannya, pelaku dijerat dengan Pasal 335 KUHP jo Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Ancaman hukumannya adalah pidana penjara maksimal 10 tahun. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pelaku Teror di Masjid Kalteng Positif Konsumsi Sabu"

Editor: Syaiful Akhyar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved