Berita Kapuas

Sidak Pembangunan Gedung Baru Dewan yang Belum Selesai, Ini Ungkapan Kekecewaan Ketua DPRD Kapuas

Pembangunan gedung baru di Lingkungan DPRD Kabupaten Kapuas menjadi perhatian Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah.

Sidak Pembangunan Gedung Baru Dewan yang Belum Selesai, Ini Ungkapan Kekecewaan Ketua DPRD Kapuas
banjarmasinpost.co.id/m fadli setia rahman
Ketua DPRD Kapuas, Ardiansah dan sejumlah anggota DPRD Kapuas saat mengecek gedung baru yang belum selesai dibangun di Lingkungan DPRD Kabupaten Kapuas. 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Pembangunan gedung baru di Lingkungan DPRD Kabupaten Kapuas menjadi perhatian Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah.

Ia pun melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan gedung baru ruang alat kelengkapan dewan yang saat ini masih belum rampung sepenuhnya.

Saat sidak, Rabu (8/1/2020), Ardiansah didampingi Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes, Ketua Komisi I Bardiansyah, Ketua Komisi III Rahmad Jainudin, Anggota DPRD Yudi Adam, Darwandie, Didi Hartoyo dan Agustinus Gerung.

Pihaknya pun mengecek seluruh area proyek pembangunan gedung baru yang jika dipandang dari jauh nampak sudah selesai tersebut.

SEREM! Ada Baju Kuning Menggantung di Batu Hajat Lokasi Pemandian Putri, Tempat Berdoa Ingin Jabatan

RAMALAN ZODIAK Kamis 9 Januari 2020, Tanggung Jawab Baru Capricorn & Ide-ide Cemerlang Leo

Rekam Polwan Lagi Mandi, Kapolda Sumut Berang, Bripka RA Diarak untuk Mengakui Dosa-dosanya

Saat sidak, pihaknya pun melihat pembangunan gedung berlantai dua tersebut masih belum rampung sepenuhnya atau tidak selesai tepat waktu.

"Kami lihat pekerjaannya masih 90 persen saja. Belum lagi pengadaannya. Harusnya kami terima ini sudah akhir Desember 2019 lalu," tandasnya.

Ardiansah pun mempertanyakan kenapa hal itu bisa terjadi dan sampai saat ini belum rampung proyek pembangunan yang harusnya selesai akhir tahun lalu.

"Proyek pembangunan ini kan anggarannya di Sekretariat DPRD, anggaran tahun 2019. Yang kami pertanyakan kok sampai saat ini, masih belum selesai pekerjaannya," kata Ardiansah.

Hingga timbul ungkapan kekecewaan dirinya saat diwawancarai awak media. "Bahkan saya selaku Ketua DPRD tidak tahu siapa kontraktornya, atau perusahaannya saya tidak mengenalnya, karena tidak ada dilaporkan ke saya," ungkapnya.

Ia pun mengatakan pihaknya sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan ini sebelumnya sudah sempat berkomunikasi dengan Sekretaris DPRD Kapuas.

"Jauh-jauh hari setelah saya dilantik jadi Ketua DPRD, saya sudah bicara ke Sekwan dan minta untuk jangan melelangkan proyek ini lagi, kalau akhirnya seperti ini tidak mampu bekerja tepat waktu," pungkasnya.

(tribunkalteng.com/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved