Prabowo Subianto Temui Dubes Arab Saudi, Bahas Pemulangan Habib Rizieq?

Prabowo Subianto mengaku belum mendengar soal kabar Rizieq Shihab yang mengaku dicekal untuk pulang oleh pemerintah Indonesia.

Prabowo Subianto Temui Dubes Arab Saudi, Bahas Pemulangan Habib Rizieq?
Kolase Tribunkaltim.co
Prabowo Subianto Menteri Kabinet Jokowi Jilid 2, Novel Bamukmin PA 212 Ingatkan status Rizieq Shihab 

Dalam video berdurasi 38 menit, Rizieq Shihab menunjukkan dua surat yang diklaimnya sebagai surat pencekalan.

Rizieq Shihab mengabarkan surat tersebut tertulis tanggal 1 Syawal 1439 H sampai hari ini.

Perihal isi dari pada surat itu, ia dilarang keluar atau bepergian di luar Arab Saudi dan disertakan keterangan karena alasan keamanan.

Rizieq Shihab juga menolak tuduhan yang beredar mengenai dirinya yang takut untuk pulang ke Indonesia.

"Saya dicekal di sini bukan karena saya melakukan pelanggaran keimigrasian, bukan saya melakukan pelanggaran pidana atau perdata."

"Bukan karena saya melakukan kejahatan di Saudi atau kesalahan. Tidak," tegasnya.

Rizieq Shihab mengungkapkan alasan pencekalan dirinya lantaran perihal keamanan.

"Jadi kedua surat ini merupakan bukti. Bukti! Nyata, real, otentik, saya memang dicekal oleh pemerintah Arab Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia," ungkapnya.

2. Mahfud MD bantah ada surat pencekalan

Mahfud MD memastikan tidak ada surat cegah atau tangkal terhadap Rizieq Shihab yang dikeluarkan pemerintah.

"Sampai saat ini enggak ada (surat yang ditunjukkan Rizieq). Saya sudah berkantor di sini sudah tiga minggu, enggak ada," ujar Mahfud di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini pun meminta Rizieq mengirimkan surat yang dinyatakan sebagai "surat pencekalan.'

Dia ingin memeriksa langsung keaslian surat yang dinyatakan Rizieq sebagai surat cegah atau tangkal resmi dari Pemerintah Indonesia.

"Saya tidak tahu itu suratnya, suruh kirim ke sayalah. Kok hanya di TV begitu," kata Mahfud, dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com.

"Saya ingin tahu itu surat benar? Apa surat resmi atau berita koran atau apa, kan begitu? Cuma dibeginikan (diperlihatkan) di medsos. Coba suruh kirim copy-nya ke saya, saya ingin tahu," tutur Mahfud MD.

3. Respons Pihak Imigrasi

Hal senada juga dikatakan Kepala Subbagian Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Sam Fernando.

Hingga saat ini, belum ada surat apa pun yang diterbitkan Imigrasi terkait FPI, Rizieq Shihab.

"Iya (belum ada surat apa pun dari Kemenkumham) karena belum ada permohonan apa-apa, " ujar Sam Fernando ketika dikonfirmasi Kompas.com, Senin (11/11/2019).

Imigrasi belum tahu surat apa yang diperlihatkan Rizieq.

Bahkan, Sam Fernando mengaku penasaran dengan surat yang dimaksud Rizieq Shihab.

Menurutnya, apabila ada surat pencegahan atau penangkalan untuk kembali ke Tanah Air, tidak boleh diajukan oleh pribadi tertentu, tetapi harus resmi dari instansi penegakan hukum terkait.

"Surat pencegahan atau penangkalan (itu) dari instansi penegakan hukum (gakum). Enggak boleh pribadi yang mengajukan," ujar dia.

Hingga saat ini, Imigrasi pun memastikan, belum ada permintaan cegah atau tangkal terhadap Rizieq Shihab.

4. Keluarga Sebut Rizieq Shihab Dicekal Setelah Reuni 212

Hanif Alatas, perwakilan keluarga Rizieq Shihab menyebut, Imam Besar FPI itu telah tiga kali berusaha pulang ke Indonesia, yaitu pada 8, 12, dan 19 Juli 2018.

Namun, hal ini urung dilakukan karena adanya pencekalan, sementara masa tinggal Rizieq Shihab di Arab Saudi habis pada 20 Juli 2018.

Pencekalan tersebut dilakukan pihak Arab Saudi berdasarkan permintaan pemerintah Indonesia.

"Visa izin tinggal Habib Rizieq habis 20 Juli 2018. Sebelum tanggal 20 Juli sudah tiga kali mau keluar Saudi, tapi nggak bisa karena dicekal," ujar Hanif Alatas di Kantor FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Hanif mengungkapkan, pencekalan pertama terjadi bertepatan dengan pemberian SP3 kasus chat mesum dengan Firza Husein.

"Lalu ada pencabutan tapi tidak tertulis itu. Kami tidak dapat informasi pencabutan pencekalan itu," jelas Hanif.

Setelah itu, terjadi pencekalan lagi pada 7 Desember 2018 setelah pelaksanaan Reuni 212.

Pencekalan tersebut, menurut Hanif, karena alasan faktor keamanan.

5. Komentar Fadli Zon

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon mencurigai tidak bisa pulangnya Rizieq Shihab karena adanya pesanan.

"Ini berulang, berkali-kali, seperti ada pesanan. Kita tidak tahu pesanan dari mana," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (11/11/2019).

Alasannya menurut Fadli Zon, tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan Rizieq Shihab di Arab Saudi yang membuatnya dicekal pemerintah setempat.

"Tidak ada pelanggaran-pelanggaran yang terkait dengan hukum, over stay, dan sebagainya, yang kita ketahui pada waku itu."

"Jadi memang ada upaya supaya Habib Rizieq tidak kembali ke Indonesia. Itu yang dilaporkan kepada saya tempo hari," katanya.

Pemerintah Indonesia, kata Fadli, sebenarnya mudah memulangkan Rizieq Shihab.

Apabila pemerintah memiliki niatan baik, proses pemulangan Rizieq Shihab bisa dilakukan dalam satu dua hari.

"Kalau pemerintah sekarang ini mau, mudah sekali. Saya kira ukuran satu hari selesai ibaratnya."

"Karena pasti ada tangan-tangan tidak terlihat yang ketika itu memang menginginkan beliau tidak kembali ke Indonesia," katanya.

6. Belum berencana minta tolong Prabowo

Sementara itu, terkait rencana kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia, pihak keluarga belum berencana untuk meminta pertolongan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Sekretaris Umum FPI, Munarman mengatakan, pihaknya menuntut pemerintah untuk memulangkan Rizieq Shihab sebagai WN Indonesia.

Hal tersebut menurut Munarman, merupakan hak dari Habib Rizieq Shihab.

"Kami belum ada rencana dan bayangan ke sana (meminta pertolongan Prabowo). Yang kami tuntut HAM-nya sebagai orang Indonesia," kata Munarman di Kantor FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Munarman mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah tidak melakukan komunikasi dengan Prabowo setelah dibubarkannya Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

"Tidak ada pernah komunikasi setelah dibubarkannya 02," ungkap Munarman.

Sebelumnya, Prabowo berjanji akan memulangkan Rizieq Shihab saat meneken pakta integritas yang disodorkan forum Ijtimak Ulama II GNPF.

Dalam pakta integritas yang berisi 17 poin, satu di antaranya menyebut kesanggupan Prabowo memulangkan Rizieq Shihab.

Diketahui, Rizieq Shihab telah meninggalkan Indonesia sejak April 2017 untuk menunaikan ibadah umrah.

Namun setelah kegiatan umrah usai, Rizieq tak kunjung pulang hingga kini. (*)

Artikel ini sebagian telah tayang di Kompas.com

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved