Kabar Barsel

Warga Rangga Ilung Barsel Ditemukan Tewas di Sungai Barito

Satu jam setelah diketahui hilang di Sungai Barito, Darmanto (32), ditemukan sudah tak bernyawa.

Warga Rangga Ilung Barsel Ditemukan Tewas di Sungai Barito
Polres Barsel
Darmanto, korban tewas tenggelamndi Sungai Barito, Desa Rangga Ilung Kecamatan Jenamas. 

TRIBUNKALTENG.COM, BUNTOK - Satu jam setelah diketahui hilang di Sungai Barito, Darmanto (32), ditemukan sudah tak bernyawa.

Kejadian ini membuat Inor (51), ibu kandung Darmanto, begitu terpukul.

Kepada polisi, Inoe menceritakan kejadian itu berlangsung pada Senin sekitar pukul 09.15 wib,.

Sebelumnya dia melakukan pencarian terhadap korban yang diketahui pernah dirawat karena mengalami gangguan kejiwaan dengan mendatangi saudaranya bernama Aril.

Saat ditanyakan keberadaan korban kepada Aril disebutkan, korban sempat lewat samping rumahnya menuju rumah lanting di pinggiran Sungai Barito.  Tak hanya sampai disitu, Inor juga menanyakan lagi kepada warga lainnya dan mendapakan informasi korbab sempat terjatuh di sungai dan menghilang.

Ditemukan Tewas, Jenazah Mahasiswa UGM yang Tenggelam di Sungai Rungan Dibawa ke Banyuwangi

Keutamaan Puasa Asyura dan Puasa Tasuah di Bulan Muharram, Ini Niat dan Doanya

Menjaga Budaya Kearifan Lokal, Usaha Kerajinan Khas Dayak di Kapuas Masih Bertahan

Kemudian, Ibu Korban meminta bantuan kepada keluarga dan warga setempat untuk mencari korban sehinga sejam kemudian setelah korban hilang ditemukan di DAS barito tepatnya di area sekitar lanting Aril dalam. Saat itu, pihak keluarga korban masih berharap Darmanto masih hidup, karena tidak terlalu lama di dalam air.

Kemudian korban dilakukan pertolongan oleh warga namun tidak membuahkan hasil, bahkan sempat meminta bantuan dr. Andrio Arie Wibowo dari Puskemas Jenamas yang saat itu berada di Desa Rangga Ilung untuk memastikan keadaaan korban, namun hasilnya dinyatakan meninggal dunia.

Keterangan Kapolres Barsel, AKBP Wahid Kurniawan, Rabu (4/9/2019) menjelaskan, pihaknya sempat menawarkan kepada ibu korban dan keluarganya agar korban dilakukan visum et repertum namun ibu dan keluarga korban menolak dan menyatakan korban murni tenggelam dan pihaknya ikhlas .

Diperoleh keterangan juga, korban sebelumnya pernah direhabilitasi di RS Jiwa Banjarbaru, Kalsel selama kurang lebih tiga bulan karena mengalami gangguan kejiwaan, setelah mengalami perwatan selama 3 bulan korban pulang ke Desa Rangga Ilung selama 3 hari korban tidak makan, mengeluh sakit yg dideritanya.

Tidak ditemukan kekerasan tampak pada tubuh korban, Informasi dari warga korban benar adanya mengalami gangguan jiwa, keterangan dokter korban sebelum ditemukan sudah meninggal dunia dilihat pada pemeriksaan luar. (Tribunkalteng.com / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved