Kabar Palangkaraya

Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswai, Oknum Dosen UPR Terancam Hukuman 9 Tahun

perkembangan terkini terkait penanganan dosen cabul tersebut, pihaknya telah menetapkan ancaman hukuman bagi sang dosen cabul dengan pasal yang ancama

Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswai, Oknum Dosen UPR Terancam Hukuman 9 Tahun
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Penyidik kepolisian Direktorat Kriminal Umum ,(Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah hingga, Kamis (29/8/2019) sore terus melakuka proses hukum terhadap Tersangka PS, oknum dosen FKIP Universitas Palangkaraya (UPR).

Dosen yang juga Kepala Prodi FKIP ini dilaporkan enam orang mahasiswinya, karena telah melakukan tindakan asusila melakukan pelecehan terhadap mahasiswinya, sehingga mahasiswinya merasa ketakutan atau trauma untuk belajar di kampus karena perbuatan dosen cabul tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Kalteng , Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan, pihaknya terus melakukan proses hukum terhadap dosen tersebut dan saat ini yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka dan di tahan untuk proses penyidikan.

Mantan Kapolres Palangkaraya ini, menegaskan perkembangan terkini terkait penanganan dosen cabul tersebut, pihaknya telah menetapkan ancaman hukuman bagi sang dosen cabul dengan pasal yang ancamannya cukup tinggi.

Doa Akhir Tahun 1440 H dan Doa Awal Tahun Baru Islam, Ini Amalan yang Dianjurkan pada Bulan Muharram

Fakta di Balik Usulan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Mulai dari Besaran hingga Berlaku 2020

Viral Cerita Horor KKN di Desa Penari, Kisahnya Bikin Penasaran

"Kasus perbuatan cabul oleh Oknum Dosen UPR yaitu pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.Kami telah melakukan penahanan, setelah proses penyiapan admin (Sp Kap dan Han) berikut pemeriksaan kesehatan (rikkes) di rumah sakit Bhayangkara Palangkaraya sebagai prasyarat masuk ke tahanan Polda Kalteng," ujarnya. (Tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved