Mbah Moen Meninggal

KH Maimoen Zubair Wafat di Makkah, Ini Profil Mbah Moen yang Meninggal Dunia Subuh Tadi

Kabar duka datang dari tanah suci Makkah al Mukarromah. Ulama kharismatik KH Maemoen Zubair, dikabarkan wafat di Makkah Arab Saudi, saat menjalankan i

KH Maimoen Zubair Wafat di Makkah, Ini Profil Mbah Moen yang Meninggal Dunia Subuh Tadi
IST
KH Maimoen Zubair (tengah) memperkenalkan Suharso Monoarfa (kiri) di depan rumahnya di Pesantren Al Anwar Sarang Rembang Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019). 

TRIBUNKALTENG.COM, MAKKAH – Kabar duka datang dari tanah suci Makkah al Mukarromah. Ulama kharismatik KH Maemoen Zubair, dikabarkan wafat di Makkah Arab Saudi, saat menjalankan ibadah haji.

Informasi yang beredar, KH Maemoen Zubair wafat pada Selasa (6/8/2019) pukul 04.17 waktu setempat.

Ketua Robithoh Ma'ahid Islamiyyah (RMI) PBNU, Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin, membenarkan kabar tersebut.

“Benar, 30 menit yang lalu,” kata Gus Rozin yang juga Staf Khusus Presiden Joko Widodo seperti dikutip dari Tribunjateng.com.

Bagaimana Hukum Kurban untuk Orang Sudah Meninggal Dunia? Begini Penjelasannya Menurut Ulama Mazhab

Jual Istri Secara Online dan Tonton Layanan Cinta Bertiga, Mengaku Hasilnya untuk Bayar Utang

Presiden Jokowi Marah Gegara Listrik Padam, Luhut dan Igansius Jonan Pilih Bungkam

Tribunkalteng.com mengutip Wikipedia, Kyai Haji Maimun Zubair (lahir di Rembang, Jawa Tengah, 28 Oktober 1928; umur 90 tahun) adalah seorang ulama dan politikus.

Saat ini ia merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang dan menjabat sebagai Ketua Majlis Syariah Partai Persatuan Pembangunan.

Ia pernah menjadi anggota DPRD kabupaten Rembang selama 7 tahun.

Setelah berakhirnya masa tugas, ia mulai berkonsentrasi mengurus pondoknya yang baru berdiri selama sekitar 7 atau 8 tahun. Tapi rupanya tenaga dan pikiran ia masih dibutuhkan oleh negara sehingga ia diangkat menjadi anggota MPR RI utusan Jateng selama tiga periode.

Melansir nu.or.id dalam artikel Profil Ahwa: KH Maimun Zubair, Figur Faqih dan Muharrik, disebutkan Kiai Haji Maimun Zubair merupakan seorang alim, faqih sekaligus muharrik (penggerak). Selama ini, Kiai Maimun merupakan rujukan ulama Indonesia, dalam bidang fiqh. Hal ini, karena Kiai Maimun menguasai secara mendalam ilmu fiqh dan ushul fiqh.

Kiai Maimun merupakan kawan dekat dari Kiai Sahal Mahfudh, yang sama-sama santri kelana di pesantren-pesantren Jawa, sekaligus mendalami ilmu di tanah Hijaz.<>

Halaman
12
Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved