Ayah dan Anak Angkat Ditemukan Tak bernyawa, Ada Bekas Pukulan, Begini Kondisinya

Keudanya ditemukan luka dikepala akibat pukulan benda keras. Penyidik Reserse Kriminal Polres Pesawaran mengindikasi keduanya tewas akibat dianiaya.

Ayah dan Anak Angkat Ditemukan Tak bernyawa, Ada Bekas Pukulan, Begini Kondisinya
KOMPAS/Ratih P Sudarsono
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, WAY LIMA - Warga Dusun Cimanuk Timur, Desa Cimanuk, Kecamatan Way Lima, Pesawaran, Kamis (30/5/2019), geger. Itu setelah Bustori (53) dan putra angkatnya, Tegar (5), ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumah.

Keudanya ditemukan luka dikepala akibat pukulan benda keras. Penyidik Reserse Kriminal Polres Pesawaran mengindikasi keduanya tewas akibat dianiaya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pesawaran Iptu Hasbi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.

Namun, berdasar dugaan sementara, keduanya adalah korban pembunuhan.

Ekspresi Kesenangan Syahrini Saat Kelakukan Reino Barack di Mall, Emak Fans Syahreino Menang Banyak

Kue Kering Bikinan Sendiri Buat Lebaran Kok Keras? Simak Tips Membuat Kue Lebaran yang Renyah

Ani Yudhoyono Dirawat di Ruang ICU, AHY Jelaskan Kondisi Terbaru Kesehatan Istri SBY

Hubungan Diputus, Pria Ini Sebarkan Video dan Foto Sang Mantan di Facebook, Begini Kronologinya

"Dugaan sementara (korban tewas) dianiaya dengan benda tumpul," ungkap Hasbi mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro di lokasi kejadian, Kamis malam.

Hasbi menuturkan, pada tubuh Bustori ditemukan luka di pelipis dan mata.

Hasbi menduga pelaku memukul kepala korban secara berulang-ulang hingga meninggal dunia.

Kondisi berbeda ditemukan pada jasad Tegar.

Bocah lima tahun ini, kata Hasbi, didapati bekas cekikan di leher dan luka di dagu. 

Diduga, itulah yang membuat Tegar tewas dengan kondisi dengan mulut mengeluarkan busa.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved