Pilpres 2019

Mengaku Sudah Telepon Prabowo, Luhut Pandjaitan Ungkap Isi Percakapannya

Meski begitu, Luhut mengaku sudah berbicara cukup panjang melalui sambungan telepon secara langsung.

Mengaku Sudah Telepon Prabowo, Luhut Pandjaitan Ungkap Isi Percakapannya
FB Luhut Binsar Panjaitan
Luhut Binsar Panjaitan saat menemui pengasuh pondok pesantren Nurul Cholil Bangkalan, KH. Zubair Muntashor, Rabu (3/4/2019). 

Sementara, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyindir Jokowi yang mengirim Luhut sebagai utusan, bertemu dengan Prabowo Subianto.

"Memang Pak Luhut ini kelihatannya orang yang sangat dipercaya oleh Pak Jokowi dan orang yang kelihatannya menggerakkan pemerintahan itu, bahkan saya pernah mengatakan kepada Pak Luhut, Pak Luhut ini the real president. Jadi yang mau negosiasi Jokowi atau the real president?" sindir Fadli.

Menurut Fadli pertemuan tersebut tidak diperlukan. Fadli tidak tahu apa yang perlu dibicarakan antara Jokowi dan Prabowo.

Menurut dia, belum saatnya pertemuan itu dilakukan. Fadli mengatakan ini adalah saatnya berkonsentrasi untuk mengawal suara.

Sebab, kata dia, di media sosial banyak laporan mengenai dugaan kecurangan yang harus dijawab.

"Saya kira itu dulu sampai tuntas. (Kalau ketemu) mau ngomong apa? Mau bahas apa coba?" kata dia.

Pilpres belum Usai

Cawapres Sandiaga Uno mempertegas Pemilu Presiden 2019 belumlah usai. Masih ada proses rekapitulasi suara yang masih harus dikawal. Apalagi, data CI yang dimiliki BPN Prabowo-Sandi, cukup baik.

"Suara C1 yang dimiliki BPN menunjukkan kekuatan dan hasil yang baik buat Prabowo Sandi oleh karena itu perjuangan belum selesai, kerja belum tuntas," ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, perjuangan terus dilakukan bukan karena masalah menang atau kalah dan berhasil atau tidak. Melainkan bagaimana ikhtiar menghadirkan perubahan dilakukan dengan maksimal dan tuntas.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved