Kabar Palangkaraya

Kediaman Penjaga Makam yang Tewas Terbakar Tidak Dialiri Listrik, Begini Kesehariannya

Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian perkara sedangkan jasad korban langsung dievakuasi ke Kamar Jenazah

Kediaman Penjaga Makam yang Tewas Terbakar Tidak Dialiri Listrik, Begini Kesehariannya
TRIBUNKALTENG.com/faturahman
Petugas memeriksa jasad korban kebakaran di Jekanraya yang telah menghitam, Selasa (17/4/2018). 

Dia juga mengatakan, rumah yang ditempati ayahnya itu sudah lama tidak menggunakan aliran listrik.

Saat malam hari untuk penerangan didalam rumah menggunakan lilin atau lampu teplok yang berisi minyak tanah sebagai penerangan, karena orangtuanya tidak mampu membayar listrik untuk penerangan rumah.

Terpisah dari Keluarga

Muhammad Samsul Hadi (90) korban tewas terpanggang saat kejadian kebakaran rumah miliknya, Selasa (17/4/2018) pukul 02.20 WIB dini hari tadi, diketahui selama empat bulanan ini ternyata tinggal seorang diri.

Bangunan yang ditempati terbuat dari bahan semi permanen yang didominasi bahan kayu dan lokasinya menyendiri jauh dari permukiman penduduk.

Baca: Terungkap! 2 Alat Kayu Berusia 90.000 Tahun Ini Bukan Buatan Nenek Moyang Kita

Baca: Lewat Situs Ini, Database Nasabah Bank Dijual Rp 1 Juta

Informasi yang terhimpun di lapangan, anak dan istrinya sejak beberapa bulan ini tinggal di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ada juga yang tinggal di Palangkaraya tetapi tidak serumah dengan korban.

"Kami biasa memanggil beliau mbah, dia orangnya baik, memang pekerjaanya seperti itu, meminta-minta atau mengemis ke toko-toko atau tempat yamg ramai, karena kakinya memang juga dalam keadaan sakit sehingga kadang pakai tongkat untuk berjalan," ujar Isnaini, warga sekitar pemakaman muslimin. (TRIBUNKALTENG.COM/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved