Kabar Palangkaraya

Ormas Dayak Tolak Transmigran 1,4 Juta, Ingin Warga Lokal Diberdayakan

Pengurus ormas Dayak, mendatangi Kantor Disnakertrans Kalteng untuk menolak rencana mendatang transmigran 1,4 juta dari luar Kalimantan Tengah.

Ormas Dayak Tolak Transmigran 1,4 Juta, Ingin Warga Lokal Diberdayakan
(banjarmasinpost group/faturahman)
Pengurus ormas dayak mendatangi Kantor Disnakertrans Kalteng untuk menolak rencana mendatangkan transmigran dari luar Kalimantan Tengah. Forum Pemuda Dayak Kalimantan Tengah (Fordayak-KT) dan meminta agar warga lokal diberdayakan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sejumlah pengurus ormas Dayak, mendatangi Kantor Disnakertrans Kalteng untuk menolak rencana mendatang transmigran  1,4 juta dari luar Kalimantan Tengah, Kamis (14/2/2019) sore.

Forum Pemuda Dayak Kalimantan Tengah (Fordayak-KT) meminta penjelasan rencana mendatangkan transmigran ke Kalteng tersebut.

Kedatangan ormas ini , diterima langsung oleh Kepala Disnakertrans Kalteng, Syahril Tarigan dan jajaranya.

Mereka kemudian melakukan dialog untuk mendengarkan penjelasan soal rencana mendatangkan transmigran untuk bekerja di Kalteng dalam mensukseskan program foodestate yang digagas Pemprov Kalteng.

Raisa dan Hamish Daud Tampil Bersama Putrinya Seusai Melahirkan, Begini Raut Bahagia Keduanya

Satgas Antimafia Bola Angkut Laptop Dari Apartemen Joko Driyono

Bansos Program PKH Kalteng Mulai Disalurkan ke Sukamara , Ini Penjelasannya

Koordinator aksi, Bambang Irawan yang juga merupakan ketua Fordayak-KT menyatakan, pihaknya menentang rencana tersebut dan meminta pemerintah untuk mengutamakan pemberdayaan masyarakat lokal Kalteng.

"Kami minta warga lokalyang saat ini kesulitan dalam mendapatkan lahan untuk pembuatan sertifikat dan makin susah mendapatkan pekerjaan.

Namun, setelah mendapatkan penjelasan tentang program foodestate tersebut, akhirnya ormas tersebut memahaminya, dan tetap meminta agar pemerintah lebih memperhatikan masyarakat lokal daripada mendatangkan orang luar Kalteng untuk mengisi program foodestate tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalteng, Syahril Tarigan, Jumat (15/2/2019) menjelaskan, progrram foodestate saat ini memang mulai dilakukan pihaknya, namun itu bukan mendatangkan secara eksodus pendatang dari luar Kalteng, tetapi mengutamakan warga Kalteng untuk mengisinya.

Syahril mengatakan, program tersebut membuka peluang kerja untuk masyarakat Kalteng agar ikut berpartisipasi dalam mengisi pekerjaan yang terbuka untuk umum , sehingga diharapkan akan diisi oleh warga lokal dalam mengikuti program foodestate yang dibuka oleh Pemprov Kalteng.

"Silakan warga lokal ikut dalam program tersebut, karena itu memang untuk mensejahterakan masyarakat," ujarnya. banjarmasinpost.co.id /faturahman

Warga Pinggiran Makin Terhimpit

KERESAHAN Ormas lokal terkait rencana program pembukaan transmigrasi dan membutuhkan transmigran hingga mencapai 1,4 juta orang yang akan mengerjakan proyek foodestate tersebut karena selama ini warga lokal yang ada dipinggiran makin sulit dalam mencari pekerjaan.

Betapa tidak, aturan yang semakin ketat diterapkan oleh pemerintah pusat dengan melarang warga untuk membuka lahan tanpa membakar semakin mempersulit para petani lokal yang biasa mengerjalan lahan dengan cara pertanian berpindah makin susah mendapatkan penghasilan.

Lionel Messi di Barcelona Tersisa Dua Musim Lagi, Tapi Kontraknya di La Blaugrana Bakal Diperpanjang

Bukan hanya itu, kebiasaan warga pinggiran kota di Kalimantan Tengah untuk memenuhi hidupnya dengan mencari emas atau pasir zirkon dengan melakukan penambangan di lokasi tertentu juga semakin sulit, karena menambang emas secara ilegal bukan pada tempat yang ditentukan juga dilarang.

"Kami dipinggiran kota memang semakin sulit dalam mendapatkan penghasilan, karena aturannya memang sangat ketat saat ini, sehingga banyak warga pinggiran yang saat ini tidak punya pekerjaan dan hanya mengandalkan berkebun dan mencari ikan di sungai untuk keperluan keseharian," ujar Naftali, salah satu warga yang tinggal di Kecamatan Rakumpit, Palangkaraya.(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved