Kabar Kalimantan

Bebas di PN Samarinda, Terdakwa Megapungli Palaran Divonis 10 Tahun Penjara di MA

Ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemerasan yang dilakukan secara bersama-sama

Bebas di PN Samarinda, Terdakwa Megapungli Palaran Divonis 10 Tahun Penjara di MA
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Rumah Sekretaris Komura, Dwi Hariwinarno di Jalan Harun Nafsi mendapat penjagaan dari personil Brimob Polda Kaltim. Kedatangan kepolisian guna menyita aset yang diduga merupakan hasil pungli yang dilakukan tersangka, Rabu (12/4/2017). 

TRIBUNKALTENG.COM, BALIKPAPAN -  Vonis bebas yang diputuskan Pengadilan Negeri Samarinda terhadap seluruh terdakwa kasus mega pungli Terminal Peti Kemas Palaran batal demi hukum.

Usai Mahkamah Agung mengabulkan pemohon kasasi, jaksa penuntut Kejaksaan Negeri Samarinda.

Dari informasi yang dihimpun, Heri Susanto alias Abun divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar.

Jafar Abdul Gafar divonis 12 tahun penjara dengan denda Rp 2,5 miliar.

Baca: Hakim Vonis Bebas Terdakwa Pencucian Uang di Terminal Peti Kemas Palaran

Baca: Jadi Bingung Nih! Menpan Membolehkan Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran, Tapi KPK Melarang

Baca: Dampingi Wapres, Menteri Agama dan Menpora Turut Hadiri Pembukaan di Palangkaraya

Sementara Sekretaris Koperasi Komura, Dwi Hari Winarno divonis 10 tahun penjara dengan denda Rp 2,5 miliar.

Ketiganya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemerasan yang dilakukan secara bersama-sama dan berlanjut pencucian uang.

Hal itu tertuang dalam petikan putusan Pasal 226 juncto pasal 257 KUHP Nomor 725 K/Pid.Sus/2018.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved