Iran vs Amerika

Update Perang Iran Vs Amerika: 2 Rudal Balistik Serang Pangkalan Diego Garcia AS-Inggris

Iran meluncurkan dua rudal balistik ke pangkalan Diego Garcia milik Inggris di Samudra Hindia.

Tayang:
Istimewa/SERAMBINEWS.COM/almayadeen
RUDAL SEJJIL IRAN - Tangkap layar YouTube Al Mayadeen English 19 Juni 2025, memperlihatkan rekaman dari latihan militer Iran sebelumnya yang menunjukkan peluncuran rudal Sejjil. (YouTube Al Mayadeen)  

TRIBUNKALTENG.COM - Serangan rudal Iran terhadap pangkalan militer Inggris-AS Diego Garcia meningkatkan kekhawatiran bahwa London bisa berada dalam jangkauan serangan.

Serangan terhadap pangkalan gabungan Inggris-Amerika menandai eskalasi besar ketika satu rudal dicegat dan rudal lainnya gagal dalam penerbangan.

Iran meluncurkan dua rudal balistik ke pangkalan Diego Garcia milik Inggris di Samudra Hindia, yang merupakan peningkatan ketegangan yang dramatis, kata para pejabat AS.

Baca juga: Update Konflik Iran Vs Amerika: Trump Berencana hentikan Perang Demi Selat Hormuz

Baca juga: Transfer Pemain LaLiga, Barcelona Ingin Perpanjang Kontrak Pinjaman Rashford

Baca juga: Isu Transfer Liga Inggris, Arsenal Tertarik Pada Pemain Muda Bayer Leverkusen

Rudal-rudal yang ditembakkan ke arah fasilitas militer gabungan Inggris-AS di Kepulauan Chagos tersebut gagal mengenai sasaran.

Salah satunya diyakini telah dicegat oleh kapal perang AS, sementara yang lainnya tidak menyelesaikan penerbangannya.

Serangan itu menandai pertama kalinya Teheran mengerahkan rudal balistik jarak menengah dalam konflik tersebut.

Ya senjata yang mampu menempuh jarak yang jauh lebih besar dan menandakan peningkatan signifikan dalam konfrontasi.

Para analis militer mengatakan bahwa upaya serangan terhadap Diego Garcia, yang berjarak sekitar 3.800 km dari Iran, dapat mengindikasikan kemampuan jangkauan yang lebih jauh daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Jika dikonfirmasi, serangan itu akan menandakan kemampuan yang meluas jauh melampaui Teluk, dengan Paris berada dalam jangkauan dan London tidak lagi berada di luar jangkauan.

Upaya serangan itu terjadi ketika Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengeluarkan peringatan kepada Inggris, menuduh Sir Keir Starmer "membahayakan nyawa warga Inggris" dengan mengizinkan pasukan AS beroperasi dari pangkalan-pangkalan Inggris.

Pada saat pernyataannya, belum diumumkan secara publik bahwa rudal telah ditembakkan ke arah Diego Garcia.

Downing Street telah memberikan lampu hijau bagi AS untuk melakukan operasi pertahanan dari wilayah Inggris, termasuk Diego Garcia, pangkalan strategis utama yang digunakan untuk misi militer jarak jauh.

Fasilitas ini telah lama dianggap vital bagi operasi Barat di Timur Tengah dan Asia.

Sir Keir juga menghadapi pengawasan ketat terkait rencana untuk menyerahkan kendali Kepulauan Chagos kepada Mauritius, sebuah negara yang telah berupaya memperkuat hubungannya dengan Iran dalam beberapa tahun terakhir.

Peluncuran rudal tersebut pertama kali diketahui bahwa tidak ada proyektil yang mengenai pangkalan tersebut.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved