Iran vs Amerika

UPDATE Perang Iran vs Amerika Pantau Link Live CCTV dan Streaming, Donald Trump Tebar Ancaman

Situasi terkini link live streaming update Iran vs Amerika, Minggu 8 Maret 2026. Kabar terbaru Donald Trump memperingatkan Iran.

Editor: Nia Kurniawan
Tribunnews.com/Tangkapan layar Tribunnews
Pantau situasi terkini secara langsung melalui link live streaming update Iran vs Amerika, Minggu 8 Maret 2026. Kabar terbaru Donald Trump memperingatkan Iran 

TRIBUNKALTENG.COM - Pantau situasi terkini secara langsung melalui link live streaming update Iran vs Amerika, Minggu 8 Maret 2026. Kabar terbaru Donald Trump memperingatkan Iran 'akan dihantam sangat keras,' mengancam target yang lebih luas.

Saat ini sedang berlangsung siaran langsung pantauan Tel Aviv, Doha, Beirut, Yerusalem, dan lainnya.

Baca juga: Perang Iran vs Amerika: 200 Tewas dan Terluka di Pangkalan AS di Al-Dhafra

Nah, Presiden Donald Trump pada hari Sabtu mengisyaratkan bahwa Amerika Serikat akan menyerang Iran "dengan sangat keras" dan mengancam akan memperluas serangan hingga mencakup target-target baru.

"Hari ini Iran akan dihantam sangat keras!" tulis Trump di platform media sosial Truth miliknya.

"Area dan kelompok orang yang sebelumnya tidak dipertimbangkan untuk dijadikan sasaran karena perilaku buruk Iran sedang dipertimbangkan secara serius untuk dihancurkan sepenuhnya dan dipastikan akan dibunuh."

Komentar tersebut disampaikan setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pada hari Sabtu bahwa negaranya tidak akan pernah menyerah kepada Israel dan Amerika Serikat.

Amerika Serikat dan Israel memulai kampanye mereka melawan Iran pada 28 Februari, dan sejak itu Iran menanggapi dengan serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap Israel dan kepentingan AS di negara-negara regional, terutama di Teluk.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi pemerintah, Pezeshkian meminta maaf kepada negara-negara Teluk terdekat atas serangan Iran, dan menambahkan bahwa Teheran tidak akan menargetkan negara-negara tetangganya kecuali serangan tersebut berasal dari mereka.

Dalam unggahannya, Trump menyinggung permintaan maaf Pezeshkian, dengan mengatakan bahwa Iran "telah meminta maaf dan menyerah kepada negara-negara tetangganya di Timur Tengah, dan berjanji bahwa mereka tidak akan menembaki mereka lagi."

"Janji ini hanya dibuat karena serangan tanpa henti dari AS dan Israel," tulis Trump.

"Iran bukan lagi 'Pengganggu Timur Tengah,' melainkan 'PIHAK YANG KALAH DI TIMUR TENGAH,' dan akan tetap demikian selama beberapa dekade hingga mereka menyerah atau, kemungkinan besar, runtuh sepenuhnya!"

Link 1 Pantauan Kondisi Terkini

Link 2 Pantauan Kondisi Terkini

Amerika Serikat diperkirakan akan segera mengerahkan kapal induk ketiganya ke Timur Tengah, menurut laporan Fox News.

Kapal induk USS George H.W. Bush baru saja menyelesaikan pelatihan pra-penempatannya pada hari Kamis (5/3/2026) di Samudra Atlantik, lepas pantai Virginia, menurut Angkatan Laut AS.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved