Berita Kotim Kalteng
Bersih-bersih Saluran Air di Sei Keramat Kotim pasca Banjir, Ular Piton 2 Meter Muncul dari Semak
Sejumlah aktivis lingkungan dan relawan pemuda untuk turun langsung membersihkan saluran air di kawasan Sei Keramat, Kotim trmukan ular piton
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Ringkasan Berita:
- Sejumlah aktivis lingkungan dan relawan pemuda untuk turun langsung membersihkan saluran air di kawasan Sei Keramat, Kecamatan Baamang, Senin (12/5/2026) pagi.
- Sejak pukul 06.00 WIB, puluhan relawan terlihat menyusuri aliran sungai yang dipenuhi sampah, enceng gondok, ilung dan semak liar.
- Suasana gotong royong berlangsung di tengah kondisi air yang masih keruh akibat hujan deras yang mengguyur Sampit dalam beberapa hari terakhir hingga menyebabkan drainase dan sungai meluap.
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Banjir yang merendam sejumlah titik di Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, pasca beberapa hari terakhir menggugah kepedulian sejumlah aktivis lingkungan dan relawan pemuda untuk turun langsung membersihkan saluran air di kawasan Sei Keramat, Kecamatan Baamang, Senin (12/5/2026) pagi.
Sejak pukul 06.00 WIB, puluhan relawan terlihat menyusuri aliran sungai yang dipenuhi sampah, enceng gondok, ilung dan semak liar.
Kegiatan itu juga diikuti seorang wisatawan asing asal Norwegia yang turut bergabung bersama warga membersihkan aliran sungai.
Suasana gotong royong berlangsung di tengah kondisi air yang masih keruh akibat hujan deras yang mengguyur Sampit dalam beberapa hari terakhir hingga menyebabkan drainase dan sungai meluap.
Sekitar 50 orang terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut, mulai dari aktivis pecinta lingkungan, relawan pemuda Sampit hingga unsur pemerintah setempat seperti Camat Baamang, Lurah Baamang serta bantuan satu unit mobil dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Salah satu aktivis lingkungan, Harie mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus edukasi kepada masyarakat setelah banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Sampit.
“Karena banjir belakangan ini kami bergerak dan sekaligus memberikan edukasi juga ke masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kami tidak memaksa siapapun untuk ikut, intinya siapa saja yang peduli silakan bergabung,” kata Harie, Selasa (13/5/2026).
Dalam kegiatan itu, relawan membersihkan aliran sungai sepanjang kurang lebih 10 meter dengan lebar sekitar 2 meter.
Sampah rumah tangga hingga tumpukan tanaman liar diangkat dari dasar sungai agar aliran air kembali lancar.
Namun di tengah proses pembersihan, para relawan sempat dikejutkan dengan munculnya seekor ular piton atau sanca batik berukuran sekitar dua meter dari area semak di pinggir sungai.
Kemunculan ular tersebut sontak menarik perhatian warga dan relawan yang berada di lokasi. Beruntung ular berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban.
“Ular itu ditemukan saat kami membersihkan semak dan sampah di bawah. Setelah diamankan langsung kami lepasliarkan kembali ke habitatnya,” ujarnya.
Baca juga: Serang Ternak Ayam Warga G Obos XIV, Ular Piton Panjang 4 Meter Ditangkap Petugas DPKP Palangkaraya
Baca juga: Ular Piton 4 Meter Mangsa Ayam Warga Jalan Mahir Mahar Palangka Raya
Penemuan ular piton itu menjadi gambaran kondisi lingkungan di sekitar sungai yang dipenuhi semak dan sampah sehingga berpotensi menjadi tempat munculnya satwa liar ke kawasan permukiman warga.
Harie berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak masyarakat agar kepedulian terhadap lingkungan semakin meningkat.
“Ke depan semoga semakin banyak yang bergabung. Kalau kesadaran masyarakat tumbuh, tentu lingkungan kita juga akan lebih terjaga,” pungkas Harie.
| Kajati Kalteng Pantau Langsung Penanganan Pidsus di Kotim, Siap Beri Asistensi jika Dibutuhkan |
|
|---|
| Kepala BKPSDM Kotim Tegaskan PPPK Tidak Bisa Ajukan Mutasi Bekerja Seperti PNS |
|
|---|
| Dinas SDABMBKPRKP Kotim Kerahkan 3 Ekskavator, Bersihkan Drainase Cegah Banjir di Sampit |
|
|---|
| Dugaan Jual Beli Mutasi SK Palsu PPPK Tenaga Kesehatan, Staf BKPSDM Kotim Pilih Mundur jadi ASN |
|
|---|
| Kejati Kalteng Kembali Geledah Kantor KPU Kotim, BPKP Ikut Hitung Kerugian Negara Dana Hibah Rp 40 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/ularrr-pitonnn-di-jalan-katingan.jpg)