Bundaran Besar Palangkaraya

Bundaran Besar Palangkaraya Dirancang Jadi Ruang Publik Berbasis Digital, Ada Wifi dan Videotron

Kawasan Bundaran Besar Palangkaraya dirancang modern dilengkapi digitalisasi, karena dilengkapi videotron dan Wifi.

|
Penulis: Anita Widyaningsih | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com / Anita Widyaningsih
Kawasan Bundaran Besar Palangkaraya hingga, Rabu 17 Januari 2023 terus digenjot pembangunanya. Kawasan ini juga dirancang modern dilengkapi sistem digitalisasi, karena dilengkapi videotron dan Wifi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Kawasan Bundaran Besar Palangkaraya dirancang modern dilengkapi sistem digitalisasi, karena dilengkapi videotron dan Wifi.

Selain memiliki ruang terbuka hijau (RTH), Bundaran Besar Palangkaraya juga direncanakan akan dilengkapi dengan sistem digitalisasi.

Direncanakan pada kawasan Bundaran Besar Palangkaraya tersebut dilengkapi  Videotron dan Wifi yang tersebar dibeberapa titik di area tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Diskominfo Kalimantan Tengah, Agus Siswadi.

Baca juga: Rencana Pembukaan Bundaran Besar Palangkaraya Direspon Positif Pengunjung dan Pengurus CFD

Baca juga: Renovasi Bundaran Besar Palangkaraya Digenjot, Pemprov Kalteng Targetkan Selesai Januari 2024 Ini

Baca juga: UCI MTB Eliminator World Cup 2023 Sukses, Tahun Depan Rencana Digelar di Bundaran Besar Palangkaraya

Ia menambahkan, tahun ini Pemprov Kalteng akan membangun videotron di area sekitar Bundaran Besar.

“ Ada dua videotron dulu, satu milik provinsi, satu milik Bank Kalteng di dekat pos polisi, kemudian yang provinsi yang sekarang di rumah jabatan itu,” sebutnya.

Ia menambahkan, sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran agar dapat memiliki teknologi yang tinggi.

Ia menyebut, spesifikasi videotron yang akan dibangun adalah tipe P4 outdor 5x10.

“P4 itu maksudnya pixelnya, 5x10 meter, cuma dia agak lengkung, karena dituntut harus bisa 3D ya” jelasnya.

Agus juga menyampaikan, videotron ini memiliki kemampuan yang sama seperti dengan videotron yang ada di Ibukota..

“Kalau kita lihat di Jakarta itu the kotak bisa sampai mau keluar layar, tapi kita siapkan videotronnya sudah mampu untuk itu, ketika ada konten sudah bisa,” sebutnya.

Ia menambahkan, direncanakan akan tersedia beberapa videotron yang juga akan ditawarkan kepada Pemerintah Kota Palangkaraya dan juga Swasta, melalui koordinasi dengan Kominfo Kalteng.

Hal ini dilakukan agar Bundara Besar Palangkaraya dapat menjadi ruang digital tanpa adanya billboard.

“Jadi jangan sampai ada yang portrait, kemudian sebelahnya landscape, sehingga budaran tu betu;-betul menjadi ruang public digital. Tidak ada lagi billboard,” tegasnya.

Selain videotron Agus juga menyebut, Bundaran Besar akan disediakan Wifi.

“Kalau Bundaran bukan bicara MBPS ya, kita bicara giga karena disistem videotronpun harus tidak lagi manual. Jadi memang harus ada hospot-hospot wifi nanti untuk menunjang ruang publik,” jelasnya.

Ia menambahkan, hal ini akan dimulai pada pertengahan 2024, karena dirasa perlu waktu untuk mempersiapkannya. (*)
 

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved