Berita Murung Raya

Balita Kembar di Desa Danau Usung Murung Raya Terindikasi Risiko Stunting

Temuan kasus balita kembar yang terindikasi risiko stunting di Desa Danau Usung, Kecamatan Murung, Murung Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng)

Editor: Sri Mariati
Humas BKKBN Kalteng
Plt Kepala BKKPB Perwakilan Kalteng Dadi Ahmad Roswandi bersama unsur Pemkab Murung Raya menyambangi balita kembar berisiko stunting. 

TRIBUNKALTENG.COM, MURUNG RAYA – Tingginya angka stunting di Kabupaten Murung Raya terus menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah.

Terlebih adanya temuan kasus balita yang terindikasi risiko stunting di Desa Danau Usung, Kecamatan Murung, Murung Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Balita kembar bernama Lamiyang dan Lamine tersebut, diketahui berisiko stunting oleh pakar dan ahli setelah dilakukan survei dan audit mengenai stunting setiap wilayah tersebut.

Dalam kunjungan ke Murung Raya Plt BKKBN Perwakilan Kalteng Dadi Ahmad Roswandi melihat kondisi kedua balita tersebut.

Benar saja, dari kondisi fisiknya sudah dapat terlihat yang kurus, tak sesuai dengan tinggi badan dan umur mereka.

Baca juga: Pola Asuh Anak dan Rendah Pengetahuan Asupan Gizi, Penyebab Angka Stunting Tinggi di Murung Raya

Baca juga: Kobar Raih Praktek Terbaik Penurunan Stunting, Piagam Penghargaan Nasional Diterima Plt Sekda

Baca juga: Kotim Gencar Antisipasi Stunting, 8 Aksi Percepatan Penurunan Stunting Raih Penghargaan

Sehingga dirinya meminta, agar keluarga maupun pemerintah kabupaten setempat untuk melakukan upaya intervensi, terhadap kondisi kedua balita kembar tersebut.

Diantaranya melalui intervensi asupan gizi yang seimbang dan pola asuh yang baik dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kita akan mengetahui hasil dari audit kasus stunting mengenai apa yang menyebabkan risiko stunting di Kecamatan Murung, Desa Danau Usung, untuk dapat di intervensi secara langsung oleh para pakar dan ahli serta mengontrol perkembangan tinggi dan berat badan,” jelasnya, beberapa hari lalu.

Selain melakukan gerebek stunting ke wilayah tersebut, tak lupa bersama pihak terkait, memberikan bantuan terutama sembako yang diperlukan dalam perbaikan asupan gizi bagi kedua balita kembar tersebut.

“Ini merupakan aksi nyata dan kerjasama serta praktek yang baik dari Dinas P3AP2KB, camat, lurah, babinsa, babikamtibmas dan statekholder lainya, dalam berperan menangani stunting di wilayah ini,” beber Dadi.

Sementara itu Kabid Dalduk DP3AP2KB Murung Raya Firman Prihatin, agar ini menjadi perhatian dan atensi mereka, guna menekan angka stunting di Murung Raya, terlebih perbaikan gizi balita kembar tersebut.

“Kami menyambut baik kegiatan ini apalagi ini sebagai upaya kita dalam percepatan penurunan stunting,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved