Viral Perjuangan Guru di Sampit Kalteng
Video Guru Honor Rp500 Ribu, Kepala Dinas Pendidikan Kotim Angkat Bicara
Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan beberapa guru honorer di Kotawaringin Timur (Kotim) viral di media sosial.
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan beberapa guru honorer di Kotawaringin Timur (Kotim) viral di media sosial.
Dalam rekaman itu terlihat para guru menyeberangi sungai dengan perahu mesin di tengah hujan deras demi bisa sampai ke sekolah.
Video tersebut diambil di wilayah SDN 6 Mentaya Seberang, Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kotim.
Perjuangan para guru termasuk honorer mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, Muhammad Irfansyah.
Baca juga: VIRAL Video Guru di Kalteng Terjang Hujan Ngajar Pakai Perahu, Kisah Haru di Baliknya Ada yang Hamil
Baca juga: Honor Rp500 Ribu, Ongkos Perahu Rp300 Ribu, Dita: Guru Bukan Semata Profesi tapi Panggilan Hati
Menurutnya, kondisi guru honorer di daerah memang masih menjadi perhatian, terutama terkait kesejahteraan.
“Kita lihat, kalau honorer sekolah itu memang sesuai dengan kemampuan sekolah. Untuk kontrak daerah saat ini sudah tidak ada lagi,” jelas Irfansyah, Kamis (21/8/2025).
Ia menambahkan, Disdik akan melakukan pengecekan terkait jumlah guru honorer di sekolah tersebut.
“Kalau memang benar masih ada empat guru honorer, nanti akan kita lihat apakah bisa diakomodir melalui dana BOS atau ada mekanisme lain. Tapi tetap harus sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Terkait kemungkinan pengangkatan guru honorer menjadi tenaga kontrak atau P3K, Irfansyah mengatakan hal tersebut bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.
“Kemungkinan itu bisa saja, asalkan kualifikasi mereka sesuai, misalnya sudah S1. Tapi tetap menunggu aturan pemerintah, karena yang mengatur itu adalah pusat,” terangnya.
Ia juga menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi pengangkatan guru kontrak baru dari daerah.
Namun, bagi guru honorer yang sudah masuk dalam database, nantinya akan diakomodir gajinya sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kalau ada tambahan honor Rp500 ribu misalnya, itu tergantung kebijakan sekolah dan sumber dananya," bebernya.
"Sementara dari kami, belum ada laporan resmi soal hal tersebut. Padahal mereka sudah bertahun-tahun mengabdi, tapi laporan detail dari sekolah belum masuk ke dinas,” tambahnya.
Video kondisi para guru di Kotim itu sempat viral.
Viral Perjuangan Guru di Sampit Kalteng
Dinas Pendidikan Kotim
ViralLokal
Muhammad Irfansyah
SDN 6 Mentaya Seberang
Rabiyatul Dwi Andita
Desa Genepo
Seranau
| DPRD Kotim Soroti Guru Honorer SDN 6 Mentaya Seberang Terima Upah Minim |
|
|---|
| Praktisi Pendidikan Kotim Soroti Perjuangan Guru Honorer, Minta Pemerintah-DPRD Lebih Serius |
|
|---|
| Honor Rp500 Ribu, Ongkos Perahu Rp300 Ribu, Dita: Guru Bukan Semata Profesi tapi Panggilan Hati |
|
|---|
| VIRAL Video Guru di Kalteng Terjang Hujan Ngajar Pakai Perahu, Kisah Haru di Baliknya Ada yang Hamil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/VIRAL-guru-di-Kotim.jpg)