Hasil PSU Pilkada Batara 2025
Rekap Hasil PSU Pilkada Barito Utara versi Hitung Cepat Tim S1F, cek Suara Shalahuddin vs Jimmy
Klaim kemenangan hasil PSU Pilkada Barito Utara versi quick qount tim pemenangan S1F, jargon kampanye paslin Shalahuddin-Felix.
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM, MUARA TEWEH - Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Kepala Daerah atau PSU Pilkada Barito Utara sudah tuntas.
Klaim kemenangan telah disampaikan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara nomor urut 01, Shalahuddin-Felix Sonadie Y Tingan.
Klaim kemenangan itu berdasarkan hasil PSU Pilkada Barito Utara versi quick qount atau hitung cepat dari tim pemenangan S1F, jargon kampanye paslin Shalahuddin-Felix.
Tim pemenangan paslon nomor urut 01 sudah menerima data 100 persen dari 270 TPS sekira pukul 22.00 WIB, Rabu (6/8/2025) lalu.
Baca juga: Potensi Hasil PSU Pilkada Barito Utara Kembali Digugat ke MK, Ini Tanggapan Bawaslu
Dari data hitung cepat ada selisih 3.493 suara atau 4,6 persen untuk keunggulan Shalahuddin-Felix.
Shalahuddin-Felix memperoleh 40.470 suara atau 52,3 persen.
Adapun, Jimmy Carter-Inriaty Karawaheni yang meraih 36.977 suara atau 47,7 persen.
Tim pemenangan S1F mengeklaim unggul di 6 kecamatan di antaranya, Teweh Timur, Teweh Selatan, Montallat, Lahei Barat, Gunung Timang, dam Gunung Purei.
Sedangkan pasangan Jimmy-Inriwaty unggul di 3 kecamatan yakni, Teweh Tengah, Teweh Baru, dan Lahei.
Hasil hitung cepat ini disambut gembira tim pemenangan serta relawan pasangan Shalahuddin-Felix.
Ketua Tim Pemenangan S1F, Gogo Purman Jaya mengatakan, kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Barito Utara.
Ia juga mengingatkan agar tim pemenangan dan relawan tidak merayakannya secara berlebihan.
"Kita doakan semoga tidak ada halangan dan rintangan dalam PSU ini. Dan kita akan segera memiliki bupati definitif," kata Gogo saat menyampaikan sambutannya dalam deklarasi kemenangan Shalahuddin-Felix.
Di tempat yang sama, calon Bupati Barito Utara nomor urut 01, Shalahuddin mengingatkan, keunggulan berdasarkan hasil hitung cepat itu harus dikawal hingga ke pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati.
"Mari kita sama-sama mengawal kemenangan ini sampai dilantik oleh Gubernur," ujarnya.
Sementara itu, calon Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan menyampaikan, keunggulan pasangan S1F merupakan kemenangan program-program unggulan, yang telah disosialisasikan kepada masyarakat selama masa kampanye.
"Ini adalah kemerdekaan program pendidikan gratis 16 tahun dan program unggulan yang kami sampaikan selama berkeliling ke desa-desa," ujar Felix.
Rekap hitung cepat hasil PSU Pilkada Barito Utara versi Tim Pemenangan S1F:
1. Kecamatan Teweh Timur
- Shalahuddin-Felix: 2.177 suara
- Jimmy-Inriaty: 1.577 suara
2. Kecamatan Teweh Tengah
- Shalahuddin-Felix: 13.255 suara
- Jimmy-Inriaty: 13.397 suara
3. Kecamatan Teweh Selatan
- Shalahuddin-Felix: 4.271 suara
- Jimmy-Inriaty: 3.703 suara
4. Kecamatan Teweh Baru
- Shalahuddin-Felix : 5.205 suara
- Jimmy-Inriaty: 5.990 suara
5. Kecamatan Montallat
- Shalahuddin-Felix: 3.740 suara
- Jimmy-Inriaty: 2.682 suara
6. Kecamatan Lahei Barat
- Shalahuddin-Felix: 3.492 suara
- Jimmy-Inriaty: 2.495 suara
7. Kecamatan Lahei
- Shalahuddin-Felix: 3.527 suara
- Jimmy-Inriaty: 3.649 suara
8. Kecamatan Gunung Timang
- Shalahuddin-Felix: 3.858 suara
- Jimmy-Inriaty: 2.792 suara
9. Kecamatan Gunung Purei
- Shalahuddin-Felix: 945 suara
- Jimmy-Inriaty: 692 suara
Rekap Jumlah Perolehan Suara:
- Shalahuddin-Felix: 40.470 suara atau 52,3 persen
- Jimmy-Inriaty: 36.977 suara atau 47,7 persen
Selisih: 3.493 atau 4,6 persen.
Analisa ke MK
Pengamat politik sekaligus dosen akademisi Fisip Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Farid Zaky menilai, klaim kemenangan Shalahuddin-Felix Sonadie Y Tingan itu wajar di era demokrasi moderen.
Farid mengatakan, dilihat dari sudut pandang psiko-politis, klaim kemenangan yang dilakukan Shalahuddin-Felix sering disebut sebagai "Strategic Framing of Realitiy" atau strategi untuk menciptakan persepsi "kami telah menang".
"Hal itu dilakukan untuk menggeser keraguan publik menjadi penerimaan, dan secara tidak langsung mendelegitimasi pihak lawan bahkan sebelum proses resmi selesai," kata Farid saat dihubungi TribunKalteng.com, Kamis (7/8/2025).
Farid menjelaskan, dengan medeklarasikan kemenangan setidaknya ada 2 insetif elektoral atau proses pemilihan bagi paslon Shalahuddin-Felix, yaitu memperkuat konsolodasi internal dan melemahkan mental pasangan Jimmy-Inriaty.
Terlebih, lanjutnya, klaim Shalahuddin-Felix unggul lebih dari 3.000 suara atau sekira 4 persen.
Jika keunggulan itu benar, maka paslon nomor urut 02 sulit mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Langkah tersebut, juga dinilai bertujuan untuk menggiring persepsi publik agar tidak melanjutkan hasil PSU ke MK.
"Lembaga saya Bajakah Research of Politic, juga menunjukkan angka yang tidak jauh berbeda," ungkapnya.
Jika melihat klaim keunggulan dari pasangan Shalahuddin-Felix, Farid menyebut paslon 01 itu sudah berada di atas angin.
Apalagi, Shalahuddin-Felix juga unggul di kecamatan kunci yang punya populasi dengan jumlah besar di Barito Utara.
"Menarik kita tunggu narasi tandingan dari paslon 02," tutup Farid Zaky.
Hasil PSU Pilkada Barito Utara
TribunBreakingNews
Shalahuddin-Felix Sonadie Y Tingan
Jimmy Carter-Inriaty Karawaheni
Pilkada Barito Utara
| Tidak Ada Bukti, Bawaslu Barito Utara Tak Lanjutkan Dua Laporan Politik Uang ke Penyidikan |
|
|---|
| Gugat Hasil PSU Pilkada Barito Utara, Jimmy-Inriaty Perlu Kuat Buktikan TSM di Mahkamah Konstitusi |
|
|---|
| Pengamat Politik Nilai Pertemuan Gubernur dan 2 Cabup Barito Utara Bisa Cegah Eskalasi Konfli |
|
|---|
| PSU Pilkada Barito Utara, Paslon Jimmy-Inriaty Tunggu Pleno Kabupaten, Belum Tentukan Sikap ke MK |
|
|---|
| Alasan Saksi Paslon 02 Tolak Tanda Tangan Berita Acara Rekapitulasi Suara PSU Rampung di Kecamatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/shalahuddin-dan-Jimmy.jpg)