Penemuan Jenazah di Kotim

Penemuan Jenazah di Kotim, Barlan Satpam Kebun Sawit Ditemukan Dengan Kondisi Mengenaskan

Diduga Satpam PT Argo itu diketahui bernama Barlan, ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB, jenazah dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Kepala Desa Penyahuan, Sempung untuk Tribunkalteng.com
PENEMUAN JENAZAH - Kondisi jenazah saat pertama kali ditemukan, pada Rabu (21/6/2026). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Setelah hilang selama lima hari, seorang Satpam PT Argo ditemukan meninggal dunia di areal kebun milik warga Desa Tanah Haluan, pada Rabu (18/6/2025) lalu. 

Tepatnya di Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Namun, pemberitaan ini baru ramai hari ini setelah satu diantara akun media sosial Instagram memberitakan informasi tersebut pada, Sabtu (21/6/2025). 

Baca juga: Kasatlantas Ungkap Kronologis Laka Lantas Tewaskan Driver Ojol di Palangka Raya Kalteng

Baca juga: Jenazah Pria di Tribun Sanaman Mantikei Palangka Raya, Polisi Sebut Murni Meninggal Karena Sakit

Baca juga: 12 Lanting Milik Warga Desa Sungai Paring Cempaga Kotim Hancur Ditabrak Tongkang Bauksit

Satpam PT Argo itu diketahui bernama Barlan.

Setelah ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB, jenazah dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. 

Dalam foto yang ditemukan oleh pewarta Tribun Kalteng, mesti telihat badan yang masih untuh.

Namun, pada wajah hanya tinggal tulang belulang. 

Kepala Desa Penyahuan, Sempung, membenarkan penemuan jasad pria malang tersebut. 

Ia bersama warga setempat juga turut menyaksikan proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Benar, ditemukannya itu pada Rabu, 18 Juni 2025 lalu. Saya ada di TKP saat itu. Tapi saya hanya dari kejauhan karena sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan tenaga medis," katanya, Sabtu (21/6/2025). 

Menurut Sempung, korban merupakan warga dari Dea Tumbang Samba, Katingan. 

Ia menikah dengan warga Penyahuan dan kini berdomisili di sini karena bekerja di PT AWL. 

Sempung menjelaskan, sebelumnya Barlan telah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat, 13 Juni 2025. 

Saat itu, korban sempat berpamitan kepada anaknya yang baru pulang sekolah, bahwa ia hendak bekerja karena ada pergantian jadwal jaga malam. 

Namun, sejak saat itu, korban tidak pernah kembali ke rumah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved