Banjir di Kotim
Bencana Banjir di Desa Tumbang Mujam Kotim Kalteng, Ketinggian Air Capai 40 Cm
Banjir yang melanda Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu itu mengakibatkan beberapa rumah terendam, Rabu (7/5/2025).
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Pangkan Banama Putra Bangel
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur (Kotim) melaporkan bahwa terjadinya banjir di wilayah setempat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
Banjir yang melanda Desa Tumbang Mujam, Kecamatan Tualan Hulu itu mengakibatkan beberapa rumah terendam, pada Rabu (7/5/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam mengungkapkan bahwa hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama terjadinya banjir tersebut.
Baca juga: Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Barito Selatan, 3.618 Paket Bantuan Disalurkan
Baca juga: Karhutla di Jalan Pramuka Sampit Kalteng Hanguskan Lahan Seluas 0,37 Hektar
"Banjir disebabkan hujan dengan intensitas tinggi," katanya saat dikonfirmasi.
Banjir terjadi secara mendadak pada malam hari dan menyebabkan sejumlah rumah terendam air hingga mencapai ketinggian 40 cm.
la menjelaskan bahwa banjir mulai terjadi pada hari ini dan terpantau mengalami kenaikan signifikan.
Dari hasil pemantauan, ketinggian air yang semula 15 sentimeter pada pukul 08.21 WIB meningkat menjadi 40 sentimeter pada pukul 12.25 WIB.
Wilayah Desa Tumbang Mujam berada di tepian Sungai Tualan, yang dikenal sebagai daerah langganan banjir setiap tahunnya.
Namun, hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti dari banjir tersebut.
“Kami masih berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui prakiraan cuaca dan penyebab banjir ini” lanjut Multazam.
BPBD Kotim juga belum menerima laporan mengenai rumah warga yang terendam.
Meski begitu, Multazam dan pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan dan mengimbau masyarakat tetap waspada.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan kondisi air. Jika ada peningkatan secara signifikan kan kami informasikan kepada masyarakat," tandasnya. (*)
(Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra)
| Banjir di Sampit Kabupaten Kotim Berangsur Surut, Pondok Pesantren Kini Mulai Beroperasi Kembali |
|
|---|
| NEWS VIDEO, Hujan Lebat Sungai Mentaya Meluap Rendam 24 Titik di Sampit, 4 Kecamatan Kotim Terdampak |
|
|---|
| Hujan Lebat Sungai Mentaya Meluap 4 Kecamatan Ini Terdampak, Genangan Air Rendam 24 Titik di Sampit |
|
|---|
| Pasca Banjir Desa Hanjalipan, Camat Kota Besi Kotim Sebut Ekonomi Masyarakat Mulai Pulih |
|
|---|
| Pemkab Kotim Siap Penuhi Permintaan Warga Desa Tumbang Mujam untuk Relokasi, Perlu Kajian Dulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Banjir-Tualan-Hulu-1.jpg)