Berita Palangka Raya

Pemko Palangka Raya Siapkan Rp 14 Miliar di Program Makan Bergizi Gratis, Rp 5 Milyar Tahap Awal

Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan anggaran sebesar Rp 14 miliar untuk program makan bergizi gratis (MBG).

Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Nia Kurniawan
TRIBUNKALTENG.COM/AHMAD SUPRIANDI
Murid SDN 1 Bukit Tunggal tengah menikmati makanan yang disajikan dari program MBG, Senin (13/1/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan anggaran sebesar Rp 14 miliar untuk program makan bergizi gratis (MBG). 

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Ahmad Husain. Dia menyebut anggaran tersebut akan menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT). 

Untuk tahap awal, kata Husain, pihaknya menyediakan Rp 5 miliar untuk program makan gratis tersebut. 

"Dana BTT Rp 14 miliar yang dapat digunakan. Tahap awal untuk program makan bergizi gratis disediakan Rp 5 Miliar," jelasnya.

Baca juga: Serangan Buaya di Kalteng, Paha Warga Desa Lempuyang Kotawaringin Timur Robek 20 Jahitan

Sebelumnya, Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, telah menginstruksikan pemerintah kabupaten/kota untuk menyiapkan anggaran untuk makan siang gratis. 

Hal ini disampaikan, Wagub Kalteng Edy Pratowo. Ia mengungkapkan, anggaran tersebut bervariasi menyesuaikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten/kota se Kalteng. 

"Nanti kita siapkan rencana kick off program anggaran tahun 2025. Kita bersyukur pemerintah kabupaten/kota sudah menyiapkan anggaran makan gratis," kata dia. 

Saat ini, program MBG sudah mulai dilaksanakan di 16 sekolah di Palangka Raya. Koordinator Tingkat Provinsi Program MBG dari Badan Gizi Nasional (BGN), Elisa Agustino mengungkapkan, sekolah yang menerima manfaat program MBG ditentukan berdasarkan radius titik SPPG. 

Elisa menerangkan, sekolah yang menerima manfaat MBG maksimal berada dalam jarak 6 kilometer dengan waktu tempuh 30 menit dari SPPG. 

"Lebih dari itu, ada SPPG lain yang melayani, makanya ada beberapa sekolah yang belum karena kita mulai perdana di sini. Jadi di wilayah lain nanti ada unit SPPG sendiri yang melayani," ucapnya. 

Meski begitu, Elisa membeberkan, titik-titik SPPG akan terus ditambah, dan sekolah penerima manfaat juga akan bertambah hingga 13 kabupaten dan 1 kota di Kalteng. 

Sejauh ini, lanjutnya, sudah ada 6 titik SPPG yang sedang dalam persiapan untuk melaksanakan program MBG. 

Titik-titik tersebut berada di Seruyan, Kotawaringin Timur, dan Kapuas serta 3 titik di Palangka Raya. Elisa menyebut, satu unit SPPG akan memproduksi makanan bergizi minimal 3.000 porsi. 

Selain itu, SPPG juga bertugas untuk memastikan makanan yang dibagikan higienis dan aman untuk anak-anak. 

"Di SPPG itu juga sudah ada dapur umumnya, kantornya juga di situ. Saat ini yang sudah beroperasi di Jalan Bukit Kenanga, perdana di Kalteng ini," ungkapnya.

(TRIBUNKALTENG.com/AhmadSupriandi) 

 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved