DPRD Kalteng

DPRD Kalteng Ingatkan Pemerintah Pantau Harga Sembako Jelang Naratu

Anggota DPRD Kalteng mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk memantau harga di pasar jelang Natal dan Tahun Baru 2025 (nataru)

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
Anggota DPRD Kalteng Sirajul Rahman saat ditemui oleh Tribunkalteng.com beberapa waktu yang lalu. 

TRIBUNKALTENG. COM, PALANGKA RAYA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kalteng mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk memantau harga di pasar jelang Natal dan Tahun Baru 2025 (nataru).


Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kalteng, Sirajul Rahman mengingat kenaikan harga kebutuhan pokok itu masih kerap terjadi jelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).


"Untuk itu kami minta dari stakeholder terkait untuk lebih intensif memantau harga sembakodi pasaran untuk mencegah lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang akhir tahun," katanya, Jumat (13/12/2024). 
 
Sirajul Rahman menyatakan, bahwa kebutuhan masyarakat cenderung meningkat pada periode saat ini. 


Sehingga menurutnya, rawan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menaikkan harga secara tidak wajar. 
 
Oleh karena itu ia menyebut koordinasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga.
 
"Kita harus memastikan stok bapok mencukupi dan distribusinya lancar, terutama untuk wilayah-wilayah pelosok yang sering mengalami keterbatasan suplai," bebernya. 
 
Selain itu, Ketua DPW PKS Kalteng itu mendorong adanya operasi pasar di sejumlah titik strategis guna menekan harga sembako yang melonjak. 


Operasi pasar dianggap efektif membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
 
Dia juga meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng diharapkan terus memantau perkembangan harga secara berkala dan melaporkannya kepada publik sebagai bentuk transparansi. 


"Kita tidak ingin masyarakat semakin terbebani akibat ketidakstabilan harga di masa liburan ini,” tambahnya.
 
Momen Nataru selalu menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat karena sering memengaruhi kondisi perekonomian. 


"Maka dengan langkah-langkah pengawasan yang tepat, diharapkan harga bapok tetap stabil sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa kendala," tutup Sirajul Rahman. (*) 

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved