Banjir Semakin Parah, Barito Selatan Berstatus Tanggap Darurat

Status tanggap darurat ini ditingkatkan dari status siaga bencana banjir sebagai respons terhadap peningkatan debit air dan curah hujan

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Haryanto
BPBD Barsel untuk TribunKalteng.com
Banjir di satu diantara ruan jalan Buntok - Palangkaraya, Kalteng yang terendam banjir. 

TRIBUNKALTENG.COM, BARITO SELATAN - Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah (Kalteng) kini telah berstatus tanggap darurat banjir.

Status tanggap darurat banjir berlaku selama 14 hari, mulai 22/ Januari-4 Februari2024.

Pengumuman tersebut disampailan oleh Pj Bupati Barito Selatan, Deddy Winarman setelah rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Buntok, Selasa (23/1/2024).

Status tanggap darurat ini ditingkatkan dari status siaga bencana banjir sebagai respons terhadap peningkatan debit air dan curah hujan yang cukup tinggi dalam tiga hari terakhir.

"Dengan ditingkatkan status tersebut, maka bantuan sosial berupa sembako akan segera kami distribusikan kepada masyarakat yang terdampak di sejumlah desa," ujar Deddy Winarman.

Baca juga: Gubernur Sugianto Sabran Instruksikan Jajaran All Out Bantu Warga Terdampak Banjir di Kalteng

Sebelum penetapan status tanggap darurat banjir pada Minggu malam (21/1/2024), pihaknya telah menggelar rapat internal yang dihadiri oleh enam camat.

"Berdasarkan informasi dari enam camat, banjir sudah semakin meluas dan jumlah warga yang terdampak banjir juga semakin meningkat," kata Deddy Winarman.

Deddy telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Selatan untuk melakukan tindakan preventif agar jalan Trans Kalimantan tidak semakin rusak akibat banjir.

Ia juga meminta Dinas Kesehatan dan RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk menyediakan puskesmas di enam kecamatan, termasuk tenaga kesehatan, dokter, dan bidan.

Hal tersebut guna memberikan pelayanan medis kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Baca juga: Update Banjir di Kalteng, Ketinggian Air Capai 3 Meter di Barito Selatan, 5 Kecamatan Masih Terendam

Selain itu, Deddy meminta Dinas Pendidikan Barito Selatan melaksanakan proses belajar dari rumah bagi siswa yang sekolahnya terendam banjir.

"Saya minta kepada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (KPPP) untuk mendata lahan pertanian warga yang terendam banjir serta mengambil langkah penanggulangannya," pingkas Deddy Winarman. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved